PWI Bekasi Raya Sambut Gembira Terpilihnya Akhmad Munir dan Atal S. Depari pada Kongres PWI 2025
CIKARANG, BEKASI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akhirnya memiliki nakhoda baru setelah melalui dinamika panjang. Kongres PWI 2025 yang digelar di Gedung Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK), Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada 29–30 Agustus 2025, menetapkan Akhmad Munir (Cak Munir) sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030, serta Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat.
Keputusan tersebut disambut suka cita oleh jajaran PWI Bekasi Raya yang ikut berpartisipasi dan mengawal jalannya kongres hingga selesai. Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menyatakan rasa syukur sekaligus lega setelah melewati proses panjang yang penuh dinamika.
“Alhamdulillah, kemelut panjang di tubuh PWI akhirnya berakhir dengan kebaikan. Perjuangan ini memang melelahkan, tapi hasilnya tidak sia-sia. Kami puas dan bangga karena proses demokrasi berjalan dengan baik, hingga akhirnya PWI memiliki kepemimpinan hasil demokrasi melalui kongres 2025 yang kami harapkan mampu membawa organisasi ini lebih solid, bermartabat, dan bermanfaat bagi seluruh insan pers di Indonesia,” ungkap Ade Muksin kepada wartawan, Minggu (31/8/2025).
Ade menambahkan, terpilihnya Akhmad Munir adalah momentum kebangkitan bagi PWI, sekaligus menjadi simbol persatuan di tengah perbedaan pendapat yang sempat mewarnai internal organisasi.
“Kami percaya di bawah kepemimpinan Cak Munir, PWI akan semakin berkembang dan mampu menghadapi tantangan era digital, tanpa meninggalkan marwah serta kode etik jurnalistik. Begitu pula dengan sosok senior seperti Bang Atal S. Depari yang dipercaya memimpin Dewan Kehormatan, tentu akan menjadi penyeimbang dan penjaga marwah organisasi,” tegas Ade.
Senada dengan itu, Sekretaris PWI Bekasi Raya, Michael LL Lengkong, menilai hasil kongres kali ini adalah kemenangan bersama bagi seluruh anggota PWI di tanah air. Ia menekankan bahwa semangat persatuan harus terus dijaga untuk menghindari perpecahan yang merugikan organisasi.
“Kongres PWI 2025 di Cikarang ini memberi pelajaran penting bahwa perbedaan pendapat bisa disatukan dalam forum tertinggi organisasi. Semua proses berjalan transparan, terbuka, dan demokratis. Kami dari PWI Bekasi Raya menyampaikan selamat dan sukses kepada Cak Munir serta Bang Atal, semoga amanah besar ini bisa dijalankan dengan baik,” kata Lengkong.
“Harapan kami, PWI bisa semakin dekat dengan masyarakat, menjadi wadah yang menyejukkan bagi insan pers, sekaligus terus memperjuangkan profesionalisme wartawan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Dengan terpilihnya pemimpin baru, kongres yang digelar di Bekasi itu sekaligus menandai babak baru perjalanan organisasi wartawan tertua di Indonesia. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai penutupan acara, di mana para peserta menyatakan komitmen untuk menjaga persatuan, sebagaimana semboyan yang digaungkan: #BangkitBersatu.
















