Orang Tua dari Siswi Korban Dugaan Perundungan Oknum Guru SDN 10 Jatiasih, Datangi Dinas Pendidikan Kota Bekasi ‎

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Orang tua siswi yang diduga anaknya mengalami perundungan oleh oknum guru berinisial Yuyu di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Jati Asih, Kota Bekasi, mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rabu (17/9/2025).



‎Kedatangan orang tua siswi, Frits Saikat, didampingi sejumlah aktivis yang turut prihatin dengan peristiwa yang dialami putrinya. Setelah menunggu cukup lama, Frits bersama seorang aktivis akhirnya diizinkan bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, di ruang kerjanya.

‎Dalam pertemuan tersebut, Frits menyampaikan kekecewaannya terhadap perilaku oknum guru yang diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap anaknya.

‎“Saya sebagai orang tua merasa sangat kecewa dan sedih, karena seharusnya sekolah menjadi tempat yang aman bagi anak-anak kami. Saya berharap kasus ini bisa ditangani secara adil dan tidak ada lagi anak-anak yang mengalami hal serupa,” ujar Frits di hadapan Kepala Dinas.

‎Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut secara serius sesuai aturan yang berlaku.

‎“Tentu ini menjadi perhatian serius bagi kami. Sudah kami panggil yang bersangkutan dan Kepala Sekolahnya. Selanjutnya akan ditindaklanjuti, bahkan bisa saja masuk sidang majelis kode etik karena berkaitan dengan profesi. Kami akan memastikan agar keputusan yang diambil dalam hal ini adalah adil,” tegas Alexander.

‎Sementara itu, salah seorang aktivis yang mendampingi, Yusril, menyatakan dukungannya terhadap perjuangan orang tua korban.

‎“Kami hadir untuk memastikan agar kasus ini tidak dianggap sepele. Dunia pendidikan harus bersih dari praktik-praktik kekerasan. Anak-anak adalah masa depan kita,” kata Yusril.

‎Pertemuan berlangsung tertutup, namun pihak keluarga berharap langkah nyata segera diambil oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga :  Alasan Bayar Hutang, Anggaran ATK Fantastis Disdukcapil Minsel Kini Kian Dipertanyakan

Penulis : Lengkong

Berita Terkait

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi

Berita Terbaru