Pemdes Pinapalangkow Makin Menjadi, Bupati FDW Disorot Karena Ditengarai Kerap Lindungi Anak Buah Bermasalah

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: oknum Kumtua Deddy Tangkulung (kiri), Bupati Minsel Franky Donny Wongkar (kanan), background foto papan informasi kegiatan proyek DD Pinapalangkow pembuatan jalan

Foto: oknum Kumtua Deddy Tangkulung (kiri), Bupati Minsel Franky Donny Wongkar (kanan), background foto papan informasi kegiatan proyek DD Pinapalangkow pembuatan jalan

MINSEL, Telusur News,- Pemerintah Desa (Pemdes) Pinapalangkow Kecamatan Suluun Tareran (Sultar), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) makin menjadi-jadi.

Sebelumnya diberitakan, proyek Dana Desa (DD) pembuatan jalan hanya dikerjakan oleh perangkat desa (Prades), padahal masyarakat menjerit butuh penghasilan. Pemdes justru makin menjadi-jadi. Oknum Hukum Tua (Kumtua) Deddy Tangkulung justru seakan ‘baterek’ kembali menambah kuota buruh pekerja namun tetap diambil dari unsur perangkat desa, dan bukan dari masyarakat.

Warga kemudian geram atas perbuatan oknum Kumtua Deddy. Mereka meminta agar Bupati Minsel Franky Donny Wongkar (FDW) agar tidak membela ‘anak buah’ yang kerap melanggar aturan.

“Bagaimana depe bupati cuma ja tambah bela depe anak buah biar so salah,” ujar warga yang namanya tidak ingin dipublikasikan, penuh kekesalan, Selasa (23/09/2025).

Warga lainnya pun menambahkan, jika Pemdes Pinapalangkow disinyalir bermasalah dan sudah perlu untuk ditindaki.

Baca Juga :  DIRKUMAD Pimpin Sertijab Ketua STHM

“Saya menilai kinerja Pemdes amburadul. Masa perangkat dikuasakan wewenang TPK DD. Konspirasi berlaku,” ungkap Jerry Lengkey, salah satu warga Desa Pinapalangkow, lewat sebuah kolom komentar media sosial, pada beberapa waktu lalu.

Iya pun menegaskan bahwa oknum kumtua desa itu diduga kerap bermasalah melanggar aturan. “Pejabat Kumtua banyak kejanggalan mengenai penggunaan anggaran DD,” sebutnya.

Hal itu disampaikan warga sebab banyak kebijakan oknum Kumtua Tangkulung yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat. Bupati FDW pun disorot karena ditengarai kerap membela. Itu terbukti hingga saat ini tidak satupun Hukum Tua yang bermasalah ditindaklanjuti dan diganti.

Bahkan warga Desa Pinapalangkow kemudian meminta agar aparat penegak hukum (APH) dan aparatur pengawas internal pemerintah (APIP) untuk turun tangan secara professional.

Baca Juga :  Terkait LP Pengeroyokan Wartawan FHI, Kasat Reskrim: Dipastikan Berproses

“Kalo boleh APH periksa. Juga Inspektorat kalo boleh periksa dengan baik-baik, jangan ada intervensi atau mo bela-bela seakan melindungi, ada apa,” ujar warga.

Sementara itu, Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi dan Hukum (LI-TIPIKOR) Sulawesi Utara (Sulut) menyoroti kinerja Bupati Minsel yang dinilai kerap melindungi perangkat daerah yang kerap bermasalah. Hal tersebut menurut LI-TIPIKOR menjadi preseden buruk dalam pemerintahan saat ini.

“Melindungi anak buah yang sudah salah sama dengan menggali lubang ketimpangan di masyarakat yang mana nantinya justru akan terperosok sendiri di dalamnya. Pemkab seharusnya berlaku bijaksana dan adil terhadap masyarakat. Jika anak buah salah langsung saja dievaluasi dan diganti, itu justru lebih baik daripada nantinya bupati dinilai otoriter dan egois,” ucap Humas LI-TIPIKOR Sulut.

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:41 WIB

‎Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Mampu Cegah Korupsi

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Berita Terbaru