
KOTA BEKASI – Puskesmas Cikiwul mengambil langkah maju dalam upaya peningkatan derajat kesehatan remaja di wilayah kerjanya melalui inisiasi Program Posyandu Remaja. Posyandu Remaja (Pos Pelayanan Terpadu Remaja) ini menyasar usia 10 hingga 18 tahun, baik yang bersekolah maupun tidak, sebagai wadah strategis untuk pembinaan kesehatan fisik, mental, dan sosial.
Kepala Puskesmas Cikiwul, Bdn. Suherni, S.Tr.Keb., menegaskan pentingnya program ini bagi masa depan generasi muda.
”Kehadiran Posyandu Remaja di Puskesmas Cikiwul ini memberikan banyak manfaat, tidak hanya bagi remaja itu sendiri tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Bdn. Suherni.
Ia menjelaskan bahwa Posyandu Remaja bertujuan untuk memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan terintegrasi, termasuk pembinaan gizi seimbang serta konseling kesehatan mental dan reproduksi. Program ini juga menjadi bagian dari Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diadakan saat libur sekolah.
Deteksi Dini dan Skrining Awal: Langkah Penentu Masa Depan
Salah satu fokus utama Posyandu Remaja adalah deteksi dini penyakit genetik dan masalah kesehatan remaja. Data awal skrining, terutama untuk anemia, menjadi dasar penentuan tindak lanjut medis.
”Program ini bertujuan mendeteksi dini penyakit genetik yang bisa mengubah hidup seorang anak dan bahkan menentukan masa depannya sejak dini,” tambah Bdn. Suherni.
Berdasarkan data awal yang telah dilaksanakan, Posyandu Remaja di enam lokasi (Sartika 1 hingga Sartika 6) telah menjaring puluhan remaja dengan hasil skrining awal yang bervariasi.
* Di Posyandu Sartika 1, dari 21 remaja yang diskrining, terdapat 2 remaja perempuan dengan hasil HB rendah (Anemia).
* Posyandu Sartika 5 mencatat 5 remaja perempuan dan 1 remaja laki-laki dengan HB rendah (Anemia), serta 3 remaja (2 perempuan, 1 laki-laki) dengan GDS tinggi.
* Kasus GDS tinggi juga terdeteksi di Posyandu Sartika 6 pada 6 remaja laki-laki, yang menunjukkan pentingnya edukasi gizi dan gaya hidup sehat.
Peran Vital Mencegah Perilaku Menyimpang
Lebih dari sekadar pemeriksaan fisik, Posyandu Remaja juga berfungsi vital dalam mengurangi risiko perilaku menyimpang di kalangan remaja, seperti merokok, penyalahgunaan Narkotika, minum keras, dan pergaulan bebas.
”Melalui skrining dan edukasi ini, diharapkan para remaja mendapatkan nilai positif dan manfaat nyata kepada keluarga dan lingkungan. Posyandu Remaja adalah sarana pembinaan generasi muda yang sehat, produktif dan berkualitas,” tutup Bdn. Suherni, optimis dengan dampak positif yang akan dibawa oleh program ini.
Posyandu Remaja Cikiwul mengajak seluruh keluarga dan masyarakat untuk mendukung program ini, memastikan remaja di wilayah Cikiwul tumbuh menjadi pribadi yang berdaya dan berkarakter.
















