HAKORDIA 2025: Aksi Damai Mahasiswa Gempur Korupsi (MAGSI) dan Organisasi Laskar Anti Korupsi Indonesia di Depan Pemkot dan Kejaksaan Kota Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Mahasiswa Gempur Korupsi (MAGSI) bersama Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) menggelar aksi long march dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, Selasa (9/12/2025).

Massa membawa ogoh-ogoh berbentuk tikus sebagai simbol penolakan terhadap praktik korupsi yang dinilai merugikan rakyat. Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Para peserta berjalan kaki menuju depan Kantor Pemerintahan Kota Bekasi sambil membawa spanduk, poster, serta simbol-simbol antikorupsi. Ogoh-ogoh tikus yang diarak menjadi pusat perhatian masyarakat yang melintas.

Baca Juga :  Paslon Nomor Urut 2 PYR-FAM Berkampanye di Amurang Timur, Rembang: Punya Kerinduan Bersama Rakyat Bangun Minsel Maju dan Makmur

Dalam momentum ini, para aktivis menyerukan pentingnya perlawanan terhadap korupsi serta mengajak masyarakat untuk ikut menjaga integritas di lingkungan masing-masing.

Diketahui, tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) berdasarkan keputusan Majelis Umum PBB pada 30 Oktober 2003.

Penetapan ini dilakukan jelang disahkannya Perjanjian Antikorupsi yang ditandatangani di Merida, Meksiko, pada 9 Desember 2003.

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia juga mengangkat pesan yang pernah disampaikan Sekretaris Jenderal PBB, Kofi Annan, yang menegaskan bahwa korupsi memberikan dampak terburuk bagi kelompok miskin, menghancurkan perekonomian negara, serta menjadi penghambat upaya pengentasan kemiskinan.

Baca Juga :  Kodim 0507/Bekasi Raih Empat Penghargaan di Kegiatan Stakeholder Day 2024 KPPN Tipe A1 Bekasi

Sementara itu, melalui momentum Hakordia 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak masyarakat merayakan kejujuran dan menyatukan aksi dalam melawan korupsi.

KPK menekankan bahwa kekuatan bangsa terletak pada keberanian rakyatnya dalam menolak praktik-praktik korup.

Aksi yang digelar di Kota Bekasi ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi serta penguatan budaya antikorupsi di Indonesia. (Jim)

Berita Terkait

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP
Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat
‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Jumat, 18 September 2026 - 12:06 WIB

‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar

Berita Terbaru