Ramadan Berkah, BPC HIPMI Kota Bekasi: Pengusaha Muda Tak Boleh Lupa Berbagi

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Telusur News, Kota Bekasi — Di tengah hiruk-pikuk dunia usaha yang sering diukur dengan angka keuntungan dan ekspansi bisnis, ada pesan sederhana yang ingin ditegaskan oleh para pengusaha muda di Kota Bekasi: bisnis tidak boleh kehilangan nurani.

Pesan itu terasa kuat dalam kegiatan buka puasa bersama dan santunan kepada 95 anak yatim yang digelar oleh Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kota Bekasi di Hotel Horison Ultima Bekasi.

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat Ramadan ini menjadi momentum bagi para pengusaha muda untuk tidak hanya berkumpul membicarakan peluang usaha, tetapi juga menegaskan komitmen sosial mereka kepada masyarakat.

Sebanyak 95 anak yatim dari Yayasan Thariqul Jannah hadir dalam kegiatan tersebut, didampingi para pengurus yayasan. Senyum mereka menjadi pengingat bahwa keberadaan dunia usaha juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga harapan bagi generasi yang membutuhkan perhatian.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan unsur penting di Kota Bekasi, mulai dari perwakilan Pemerintah Kota Bekasi, unsur Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Bekasi, hingga pimpinan perbankan seperti Bank Rakyat Indonesia Cabang Bekasi. Turut hadir pula para Dewan Kehormatan serta Dewan Pembina HIPMI Kota Bekasi.

Baca Juga :  Ribuan Saksi Berlapis Jaga TPS Hari Pencoblosan, Tim Pemenangan RiShol: Bentuk Gotong Royong Swadaya Masyarakat Kota Bekasi

Kehadiran berbagai pihak tersebut memperlihatkan bahwa hubungan antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan sektor perbankan tidak hanya dibangun dalam ruang bisnis, tetapi juga dalam ruang kepedulian sosial.

Wakil Ketua Umum HIPMI Kota Bekasi, Temi Hermanto, menegaskan bahwa organisasi pengusaha muda tidak boleh hanya dikenal sebagai komunitas bisnis semata. Menurutnya, HIPMI harus hadir membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Kami ingin menunjukkan bahwa pengusaha muda juga memiliki tanggung jawab untuk berbagi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Temi, kegiatan santunan dan buka puasa bersama ini juga menjadi ruang mempererat hubungan antara pengusaha muda, pemerintah daerah, sektor perbankan, serta berbagai elemen masyarakat di Kota Bekasi.

Baca Juga :  Bus Transjakarta Kembali Berulah, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang, tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan Ramadan, diikuti dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir.

Menjelang waktu berbuka, suasana di ruangan terasa semakin hangat. Tawa anak-anak, percakapan ringan para tamu undangan, dan aroma hidangan berbuka seolah menyatu menjadi satu pesan sederhana: kebersamaan adalah kekuatan terbesar sebuah komunitas.

Melalui kegiatan ini, HIPMI Kota Bekasi berharap semangat berbagi dan kolaborasi dapat terus tumbuh di tengah dunia usaha yang semakin kompetitif.

Karena pada akhirnya, keberhasilan seorang pengusaha tidak hanya diukur dari seberapa besar bisnis yang dibangun, tetapi juga dari seberapa besar kebaikan yang mampu ia tebarkan kepada masyarakat.

(DM)

Berita Terkait

Sosialisasi BEETRI, Tri Adhianto: Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja
Global Warming Makin Nyata, BPC HIPMI Kota Bekasi Serukan Aksi Nyata
Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap
‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara
Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:22 WIB

Sosialisasi BEETRI, Tri Adhianto: Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Senin, 27 Juli 2026 - 17:08 WIB

Global Warming Makin Nyata, BPC HIPMI Kota Bekasi Serukan Aksi Nyata

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:01 WIB

Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:47 WIB

‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 22:25 WIB

Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Berita Terbaru