PWI Bekasi Raya Apresiasi Plt Bupati, Tekankan Tindak Lanjut Nyata

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, yang menerima aspirasi mahasiswa serta membuka ruang kolaborasi dalam pembangunan daerah.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari respons terhadap dinamika demokrasi di Kabupaten Bekasi, khususnya pasca aksi unjuk rasa mahasiswa yang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah.

Namun, publik menaruh harapan agar respons tersebut tidak berhenti pada penerimaan aspirasi, melainkan berlanjut pada kebijakan yang terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan informasi yang berkembang, Plt. Bupati Bekasi membuka ruang dialog, menerima sejumlah tuntutan mahasiswa, serta mendorong kolaborasi lintas elemen sebagai bagian dari solusi pembangunan ke depan.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menegaskan bahwa keterbukaan pemerintah terhadap mahasiswa merupakan indikator penting dalam praktik pemerintahan yang demokratis.

“Ketika pemerintah bersedia menerima aspirasi mahasiswa, itu adalah langkah maju. Mahasiswa merupakan kekuatan moral dan intelektual yang memiliki peran penting dalam mengawal arah pembangunan,” ujar Ade Muksin, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga :  SMSI Kota Bekasi Ikuti Media Gathering DPRD di Sari Ater Subang

Namun demikian, PWI Bekasi Raya menekankan bahwa langkah tersebut harus diikuti dengan implementasi yang konkret.

“Substansi utama bukan hanya menerima tuntutan, tetapi bagaimana tindak lanjutnya. Publik akan menilai dari keberanian pemerintah mengeksekusi solusi, bukan sekadar narasi pertemuan,” tegasnya.

PWI Bekasi Raya juga menilai momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat pola komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam merespons kritik publik secara terbuka dan konstruktif.

“Kolaborasi yang sehat mensyaratkan keterbukaan informasi, ruang dialog yang setara, serta kesiapan menerima kritik sebagai bagian dari proses pembangunan. Tanpa itu, kolaborasi hanya akan menjadi slogan,” tambahnya.

Lebih lanjut, PWI Bekasi Raya mendorong agar sinergi antara pemerintah, mahasiswa, dan pers diperkuat sebagai pilar penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi di daerah.

“Pers menyampaikan fakta, mahasiswa menjalankan fungsi kontrol sosial, dan pemerintah menjalankan kebijakan. Jika ketiganya berjalan seimbang, maka pembangunan akan lebih tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan publik,” tutup Ade Muksin.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024: Komisi II DPR RI Puji Jenderal Dudung Jaga Netralitas TNI

PWI Bekasi Raya juga memandang bahwa keberlanjutan kebijakan dan efektivitas pembangunan daerah membutuhkan kepastian dalam kepemimpinan.

“Dalam konteks tata kelola pemerintahan, kepastian status kepemimpinan menjadi faktor penting agar kebijakan dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan berkelanjutan.
Hal ini tentu sepenuhnya berada dalam mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Ade Muksin.

*Ringkasan Kebijakan Plt Bupati Bekasi*

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mendorong reformasi tata kelola pemerintahan melalui sejumlah langkah strategis: penyederhanaan perizinan berbasis OSS untuk mempermudah investasi, peningkatan transparansi APBD dengan membuka data ke publik.

Penataan pasar tumpah demi ketertiban sudah diselesaikan, penyelesaian konflik sosial secara dialogis, pembentukan Satgas PAD untuk optimalisasi pendapatan daerah, serta pelunasan tunggakan BPJS Kesehatan sebesar Rp240 miliar guna memulihkan layanan kesehatan masyarakat. (***)

Berita Terkait

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Lantik Pengurus PWI Sulsel Periode 2026–2031, Ketum PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Kode Etik
Pemkab Bekasi Dinilai Belum Menjawab Tuntutan Insan Pers, Koordinator Aksi Beri Ultimatum 7 Hari dan PWI Bekasi Raya Sesalkan Absennya Kadis LH
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:38 WIB

‎Disdukcapil Kota Bekasi Tegaskan IKD Hanya Instrumen Pendukung Perlinsos Digital, Bukan Penentu Bantuan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Lantik Pengurus PWI Sulsel Periode 2026–2031, Ketum PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Kode Etik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pemkab Bekasi Dinilai Belum Menjawab Tuntutan Insan Pers, Koordinator Aksi Beri Ultimatum 7 Hari dan PWI Bekasi Raya Sesalkan Absennya Kadis LH

Berita Terbaru