CFD Kota Bekasi Dipadati Penari, Tari Kolosal Ronggeng Nyentrik di Jalan Ahmad Yani 

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, pagi ini dipenuhi lautan penari yang menguasai ruang publik. Ribuan penari dari berbagai komunitas dan kalangan tampil dalam pertunjukan tari kolosal yang memukau, menjadikan CFD tak sekadar ajang olahraga, tetapi juga panggung budaya berskala besar.

Dalam peringatan Hari Tari Sedunia, penampilan ronggeng nyentrik menjadi pusat perhatian. Gerakan yang enerjik dan penuh karakter membuat warga yang hadir terpukau, bahkan rela berhenti beraktivitas untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.

Baca Juga :  Diduga Gunakan Pihak Ketiga Untuk Raup Keuntungan Dalam Proyek Revitalisasi Swakelola, Kepsek SMKN Tatapaan Diminta untuk Dievaluasi

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe turut hadir di tengah keramaian, memberikan dukungan langsung kepada para penari.

“CFD hari ini kita isi dengan energi budaya. Ini bukti bahwa Bekasi tidak hanya hidup secara fisik, tetapi juga kaya secara budaya,” ujar Tri Adhianto.

Ia sebutkan bahwa ronggeng nyentrik merupakan warisan budaya yang akan terus digali dan dikembangkan. Pemerintah Kota Bekasi pun berkomitmen menghadirkan ruang pelestarian seperti perpustakaan dan museum budaya sebagai bagian dari penguatan identitas daerah.

Baca Juga :  Komisi II DPR RI Apresiasi Capaian PTSL dan Implementasi Sertipikat Elektronik di Kota Denpasar

Antusiasme warga terlihat begitu tinggi. Kawasan CFD berubah menjadi lautan manusia yang larut dalam irama tari, menciptakan suasana yang semarak sekaligus membanggakan.

Tri Adhianto katakan bahwa budaya mampu menghidupkan ruang publik, mempererat kebersamaan, sekaligus menjadi identitas kuat bagi Kota Bekasi sebagai kota yang terus bergerak dan berkembang. (Ndoet/*)

Berita Terkait

Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026
Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat
Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey
‎PWI Jabar Gelar UKW, Yomanius Untung Tegaskan Kredibilitas dan Integritas Wartawan adalah Harga Mati
Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto
Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan
Wali Kota Bekasi Buka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Pentingnya Pembangunan SDM Seimbang dengan Infrastruktur
Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:24 WIB

Tanggapi Pemberitaan, Berikut Pernyataan Tegas Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:51 WIB

Di Ajang Sunda Karya Fest 2026 Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini Anugerah Fashion Show PKJB 2026 Se-Jawa Barat

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:41 WIB

Warga Soroti Beberapa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran yang Libatkan Rony Lengkey

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:12 WIB

‎PWI Jabar Gelar UKW, Yomanius Untung Tegaskan Kredibilitas dan Integritas Wartawan adalah Harga Mati

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:23 WIB

Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto

Berita Terbaru