CFD Kota Bekasi Dipadati Penari, Tari Kolosal Ronggeng Nyentrik di Jalan Ahmad Yani 

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, pagi ini dipenuhi lautan penari yang menguasai ruang publik. Ribuan penari dari berbagai komunitas dan kalangan tampil dalam pertunjukan tari kolosal yang memukau, menjadikan CFD tak sekadar ajang olahraga, tetapi juga panggung budaya berskala besar.

Dalam peringatan Hari Tari Sedunia, penampilan ronggeng nyentrik menjadi pusat perhatian. Gerakan yang enerjik dan penuh karakter membuat warga yang hadir terpukau, bahkan rela berhenti beraktivitas untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.

Baca Juga :  Ketua Umum IMI Bamsoet Apresiasi Keberhasilan Indonesian Drift Series 2023 Seri Pertama

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe turut hadir di tengah keramaian, memberikan dukungan langsung kepada para penari.

“CFD hari ini kita isi dengan energi budaya. Ini bukti bahwa Bekasi tidak hanya hidup secara fisik, tetapi juga kaya secara budaya,” ujar Tri Adhianto.

Ia sebutkan bahwa ronggeng nyentrik merupakan warisan budaya yang akan terus digali dan dikembangkan. Pemerintah Kota Bekasi pun berkomitmen menghadirkan ruang pelestarian seperti perpustakaan dan museum budaya sebagai bagian dari penguatan identitas daerah.

Baca Juga :  Peringati Hari Ibu 2023, Dr Thomas Adoe Menulis Syair Lagu Symponi Di Bawah Bendera Merah Putih

Antusiasme warga terlihat begitu tinggi. Kawasan CFD berubah menjadi lautan manusia yang larut dalam irama tari, menciptakan suasana yang semarak sekaligus membanggakan.

Tri Adhianto katakan bahwa budaya mampu menghidupkan ruang publik, mempererat kebersamaan, sekaligus menjadi identitas kuat bagi Kota Bekasi sebagai kota yang terus bergerak dan berkembang. (Ndoet/*)

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam
Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi
Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:04 WIB

Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Berita Terbaru