Setelah Melalui Berbagai Tahapan, Sebanyak 19 Guru Penggerak Angkatan 8 Tahun 2024 di Minsel Dikukuhkan

- Jurnalis

Rabu, 27 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi foto bersama Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan Arthur Tumipa bersama guru-guru penggerak Angkatan 8 Tahun 2024 Minahasa Selatan

Sesi foto bersama Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan Arthur Tumipa bersama guru-guru penggerak Angkatan 8 Tahun 2024 Minahasa Selatan

MINSEL,TelusurNews- Sebanyak 19 Guru Penggerak Angkatan 8 di Kabupaten Minahasa Selatan tahun  2024 dikukuhkan oleh Bupati Franky Donny Wongkar, SH.

Pengukuhan digelar di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Selasa (26/03/2024).

“Hari ini Bupati Minahasa Selatan kembali mengukuhkan sebanyak 19 guru penggerak,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan Arthur Tumipa, M.Ed, seusai acara.

Tumipa mengatakan, sebelum dinyatakan lulus, para calon guru penggerak harus mengikuti beberapa tahapan yang sangat sulit, diantaranya harus mengikuti seleksi administrasi dan seleksi essai.

“Jadi tahapannya seleksi administrasi, menulis esai, dan pada akhirnya interview terkait portofolio, terkait esai yaitu praktek baik inovasi kreativitas yang mereka lakukan ketika mereka melakukan kegiatan belajar mengajar. Dan dari tahapan ini dan dinyatakanlah lulus sebagai guru penggerak. Jadi sangat sulit untuk mengikuti tahapan ini,” ujar Tumipa.

Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan Arthur Tumipa saat sesi wawancara bersama Pers Minsel

Data di Minahasa Selatan ada kurang lebih 1500 guru aparatur sipil negara (ASN), dan ditambah dengan guru honor sekitar 800. Semuanya mempunyai hak yang sama untuk mengikuti tahapan.

Baca Juga :  Efektivitas Anggaran Rp 1,3 Miliar untuk Buku Gambar dan Crayon di Bidang PAUD Disdik Kota Bekasi?

Tumipa menambahkan, di angkatan 8 dari 19 peserta yang mengikuti, semuanya dinyatakan lulus sebagai guru penggerak.

Guru penggerak mempunyai kesempatan untuk bisa menjadi pengawas atau kepala sekolah (kepsek).

“Mereka punya peluang untuk bisa diangkat menjadi kepsek dan dijadikan pengawas,” katanya.

Ditambahkannya, dari total 72 guru penggerak yang sudah ada di Kabupaten Minahasa Selatan, sebagian besar sudah diangkat sebagai kepsek dan pengawas.

Namun dikatakannya, kesempatan yang sangat luas adalah sebagai pengawas. Karena untuk diangkat menjadi kepala sekolah harus menunggu ada yang pensiun atau ada yang dievakuasi kerjanya, bila layak untuk diganti baru diganti.

Tumipa menginformasikan bahwa setelah angkatan 8, akan ada angkatan selanjutnya yang masih menunggu untuk didiklatkan.

“Yang tadi mengikuti diklat 6 bulan. Kalau sebelumnya tahun-tahun angkatan awal 9 bulan,” ujar Tumipa.

Ia berharap, dengan semakin banyak guru penggerak, akan semakin terlihat perubahan yang luar biasa.

“Diharapkan semakin banyak guru-guru baik ASN atau tenaga honor yang bisa mengikuti seleksi guru penggerak, karena kami meyakini tahapan yang sulit yang sudah mereka lakukan, karena mereka merupakan guru-guru terbaik tentunya juga semakin banyak guru penggerak yang ada di Minahasa Selatan akan terlihat perubahan-perubahan yang luar biasa juga untuk bagaimana mereka dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar,” pungkas Tumipa.

Baca Juga :  Mudah, Banyak, Ekonomis: SPKLU PLN di Jabar Bikin Mudik Makin Asyik
Kacabdin Minsel – Mitra Arie Toloh

Senada, Kacabdin Minsel – Mitra Arie Toloh mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sebelumnya belum pernah ada kegiatan serupa di daerah lain selain di Minahasa Selatan.

“Saya mewakili Kadis Propinsi Daerah Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada pak Bupati yang boleh mengukuhkan guru penggerak tahun 2023 di tahun ini. Jadi saya atas nama ibu Kadis memberikan apresiasi kepada kabupaten ini, daerah lain belum pernah seperti ini,” ujar Toloh.

Toloh berharap dengan dikukuhkan guru penggerak di Minahasa Selatan, dapat berkontribusi dalam mempercepat transformasi pendidikan.

“Saya berharap dengan adanya acara ini mereka bisa berkontribusi yang baik dalam rangka mempercepat transformasi pendidikan di Minahasa Selatan, yang pada akhirnya mutu pendidikan lulusan anak didik kita sangat baik,” tutupnya. (red)

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Plh. Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Nilai Persatuan Bangsa
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
Wali Kota Bekasi Kirim Ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H untuk Warga Kota Bekasi
PLN UID Jabar Siagakan 4.993 Personel dan Layanan Digital 24 Jam Selama Idul Adha dan Waisak 2026
Ali Akbar, Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi
Reses di Sukrendah, Ketua DPRD Lebak Terima Keluhan BPJS Nonaktif dan Akurasi Data Desil Masyarakat
PERADI PROFESIONAL: Paradigma Baru Organisasi Advokat Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:30 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:25 WIB

Plh. Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Nilai Persatuan Bangsa

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:36 WIB

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:02 WIB

Wali Kota Bekasi Kirim Ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H untuk Warga Kota Bekasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:08 WIB

PLN UID Jabar Siagakan 4.993 Personel dan Layanan Digital 24 Jam Selama Idul Adha dan Waisak 2026

Berita Terbaru

Berita

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:36 WIB