KOTA BEKASI – Kepala Puskesmas Sumur Batu, Mamah Hermawati, S.Tr.Keb, mengungkapkan bahwa upaya pencegahan terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) telah digalakkan secara intensif di wilayah tersebut.
Dalam latar belakang penyampaiannya, Mamah Hermawati menjelaskan, “DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus,” ujar Mamah Hermawati pada hari Senin, 6 Mei 2024 di ruang kerjanya.

Pihaknya juga mencatat bahwa per 5 Mei 2024, terdapat 63 kasus DBD yang terjadi sejak bulan Januari hingga Mei 2024 di wilayah Sumur Batu, dengan penyebaran di beberapa RW termasuk RW 01, 03, 04, 05, 06, 07, 08, 09, dan 010. Pada bulan Mei, terdapat 1 kasus baru yang dilaporkan dari RW 09.
Untuk mengatasi masalah ini, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan oleh Puskesmas Sumur Batu. Mamah Hermawati menjelaskan, “Kami telah melakukan sosialisasi lintas sektor kepada RW/RT dan kader tentang penyakit DBD serta cara pencegahannya.”

Selain itu, mereka juga telah melaksanakan Gertak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bersama kader Jumantik, didukung oleh tim kelurahan.
Mamah Hermawati juga menyebutkan bahwa Puskesmas Sumur Batu telah melaksanakan Penyelidikan Epidemiologi (PE) sejalan dengan laporan dari warga, keluarga penderita, RT/RW, dan kader.

Hal ini dilakukan dengan dukungan bukti hasil laboratorium dan diagnosa dokter dari RS yang menyatakan pasien positif DBD.
“Kami juga telah melaksanakan fogging di wilayah RW 06 kelurahan Sumur Batu,” tambah Mamah Hermawati.
Langkah-langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya preventif yang dilakukan oleh Puskesmas Sumur Batu untuk menangani dan mengurangi jumlah kasus DBD di wilayah mereka.
(M-3L)
















