Pemkot Bekasi Dorong Pelaku IKM Menuju Sertifikasi Internasional untuk Tingkatkan Ekonomi Lokal

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Robert Siagian, melalui Kepala Bidang Perindustrian, Henry Mayor, saat kesempatan wawancara dengan media ini, Senin (20/05/2024) siang, menyampaikan tentang upaya pemerintah dalam memfasilitasi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mendapatkan sertifikasi yang diakui secara nasional dan internasional.

Dalam paparannya, Henry Mayor menjelaskan bahwa pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk mendukung pelaku IKM melalui berbagai program sertifikasi seperti ISO 9001 2015 untuk manajemen mutu, HACCP untuk keamanan pangan, dan SNI yang merupakan standar nasional Indonesia.

“Kami tidak hanya memberikan fasilitas sertifikasi begitu saja. Kami juga menilai aspek legalitas dan lokasi usaha para pelaku IKM yang berdomisili di Kota Bekasi,” jelas Henry.

Baca Juga :  Terima Dominique Plewes, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Peningkatan Kerjasama Indonesia - Amerika Serikat

Henry menekankan pentingnya partisipasi aktif dari pelaku IKM dalam proses sertifikasi. “Pelaku IKM harus siap bekerja keras untuk perbaikan ke depan. Ini penting agar mereka tidak hanya beroperasi secara lokal tetapi bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Disdagperin Bekasi mengungkapkan kebanggaannya terhadap beberapa produk unggulan lokal yang sudah berhasil menembus pasar nasional dan internasional, seperti dodol, bandeng rorot, batik, dan boneka. “Boneka dari Bekasi bahkan sudah diekspor dan mendapat banyak permintaan dari luar kota, berkat sertifikasi SNI yang dimilikinya,” ujar Henry.

Namun, ia juga mengakui adanya hambatan dari pihak IKM dalam proses fasilitasi ini. “Kadang, perubahan yang kami coba lakukan terhambat oleh berbagai kendala dari pihak IKM. Kami berharap para pelaku usaha bisa lebih terbuka terhadap perubahan agar proses penilaian oleh tenaga ahli menjadi lebih mudah,” katanya.

Baca Juga :  Fraksi PAN Dukung kedekatan Jenderal Dudung dengan Umat Islam dan Sowan ke Ulama

Dengan program sertifikasi ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan perekonomian lokal, membuka lapangan pekerjaan baru, dan memajukan Kota Bekasi. “Ketika ekonomi meningkat, dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat luas di Kota Bekasi,” tutup Henry.

Pemerintah Kota Bekasi optimistis bahwa dengan dukungan dan kerjasama dari semua pihak, IKM di Bekasi akan mampu bersaing di pasar nasional dan internasional, membawa dampak positif bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Penulis : M Lengkong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah, Sebelumnya Gowes dari Rumah 
Pemerintah Terbitkan Tiga Regulasi Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor
TC Mandiri hingga Target Juara, Pertina Kota Bekasi Tancap Gas di Tengah Keterbatasan
‎Imigrasi Bekasi Amankan 78 WNA di Proyek Konstruksi, Diduga Kerja Tanpa Izin ‎
‎Kantor Imigrasi Bekasi Pastikan Tetap Beroperasi Normal Setiap Hari Jumat
Wali Kota Bekasi Resmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa
Pencopotan Gus Shol Ditolak 11 PAC, Legitimitas Keputusan Dipertanyakan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:06 WIB

Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah, Sebelumnya Gowes dari Rumah 

Jumat, 17 April 2026 - 15:44 WIB

Pemerintah Terbitkan Tiga Regulasi Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

Kamis, 16 April 2026 - 18:48 WIB

TC Mandiri hingga Target Juara, Pertina Kota Bekasi Tancap Gas di Tengah Keterbatasan

Rabu, 15 April 2026 - 20:31 WIB

‎Imigrasi Bekasi Amankan 78 WNA di Proyek Konstruksi, Diduga Kerja Tanpa Izin ‎

Berita Terbaru