Kadis dan Sekdis PMD Minsel Diduga Bermasalah Administrasi, Banyak Pihak Minta Keduanya Diganti: Banyak Informasi yang Perlu Dikoordinasikan Jadi Kesulitan

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Background Kantor PMD Minsel, Kadis PMD Minsel (kiri), Sekdis PMD Minsel (kanan)

Foto: Background Kantor PMD Minsel, Kadis PMD Minsel (kiri), Sekdis PMD Minsel (kanan)

MINSEL, Telusur News,- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sangat sulit untuk ditemui. Bahkan nomor kontak pribadi milik Kepala Dinas (kadis) Ever F.R Poluakan sudah tidak bisa dihubungi.

Mirisnya hal tersebut mempersulit bagi wartawan dan LSM untuk berkomunikasi dan berkoordinasi terkait tugas pokok dan fungsi PMD Minsel.

Seperti yang santer beredar berbagai informasi dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) oleh oknum-oknum Pelaksana Tugas (plt) Hukum Tua (kumtua) di Minsel. Banyak dari mereka mengatakan bahwa apa yang dilakukan mereka sudah sesuai dengan petunjuk dan arahan dari PMD sendiri. Padahal hal tersebut diduga kerap bermasalah.

Berbagai dugaan dan indikasi tersebut lah yang kemudian menjadi kendala dalam berkomunikasi dengan pihak PMD.

“Waktu yang lalu saja kami tau ada pak kadis di dalam tapi setelah kami mau mencoba untuk bertemu pak kadis mengunci pintu dari dalam ruangan,” ujar salah satu wartawan Biro Minsel, Senin (24/03/2025).

Baca Juga :  RW 03 Bantargebang Pasang 6 Unit CCTV untuk Tingkatkan Keamanan Lingkungan

Banyak pihak berharap pimpinan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Minsel untuk mengevaluasi kinerja Kadis PMD Minsel yang dinilai tidak kompeten menjalankan tugas pokok dan fungsi.

“Kalau boleh bupati ganti saja, serahkan tugas kepada yang lebih menghargai wartawan, dan khususnya masyarakat,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Sekretaris Dinas (sekdis)  PMD Pingkan Tamburian pun disinyalir terindikasi banyak bermasalah. Ada dugaan setoran yang tidak jelas diduga mengalir ke Sekdis PMD Minsel.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Aliansi Kebangsaan Indonesia (Askaindo) Sulawesi Utara Noldy Poluakan kepada wartawan, Senin (24/03/2025).

Poluakan mengatakan bahwa penyelenggara pemerintahan justru menjadi biang permasalahan.

“Bahwa indikasi laporan diduga ada semacam penggelapan administrasi, bahwa ada setoran-setoran, indikasinya bahkan setoran itu diduga langsung ke Sekretaris Dinas (Sekdis),” ucap Poluakan.

Baca Juga :  Upaya Penanggulangan HIV AIDS, Yayasan Grapiks Bekasi Gelar Kegiatan "Utilizing the Community Working Group Coordination Meeting"

Persoalannya, bagaimana dapat diungkap oknum kumtua yang terindikasi bermasalah, sedangkan penyelenggaranya sendiri menjadi sumber masalah.

“Bagaimana mau periksa oknum kumtua nya sementara PMD sendiri yang diduga jadi biang persoalan terjadinya pelanggaran indikasi korupsi,” sambungnya.

Tokoh masyarakat yang kerap disapa Noldy ini lanjut mengungkapkan bahwa saat terjadi indikasi penyalahgunaan anggaran ataupun wewenang pun Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Minsel sendiri yang menjadi pelindung.

“APIP tidak efisien, malah hanya jadi pelindung bagi oknum-oknum aparatur nakal,” pungkas Noldy.

Warga Tokoh Masyarakat kemudian meminta agar Bupati Minsel Franky Donny Wongkar mengevaluasi kinerja Kadis dan Sekdis PMD Minsel, dan jika perlu warga meminta agar keduanya diganti.

Hingga berita ini tayang belum ada tanggapan dari pihak PMD. (toar)

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Dialog Interaktif PWI Bekasi Raya, Membedah Pengawasan Orang Asing di Bekasi
Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026
Berganti, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana Hapsari
‎GRIM Kecam Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi, Desak Sanksi Tegas dan Transparan
LI-TIPIKOR Bersama Awak Media Audiensi di Kejari Minsel: Dugaan Keterlibatan Bawaslu Dalam Penyalahgunaan Hibah Pilkada
‎Usung Tema ‘Berbagi Terang’, PELPRIP GPdI Wilayah VII Jabar Bagikan Kacamata Gratis di Tambun
GEBRAK Volume 2 Hadirkan Ragam Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah
Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT RI, 28 Tim Bertarung di Piala Futsal Bupati Cup 2026

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Dialog Interaktif PWI Bekasi Raya, Membedah Pengawasan Orang Asing di Bekasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:20 WIB

Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Berganti, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana Hapsari

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:06 WIB

‎GRIM Kecam Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi, Desak Sanksi Tegas dan Transparan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:28 WIB

LI-TIPIKOR Bersama Awak Media Audiensi di Kejari Minsel: Dugaan Keterlibatan Bawaslu Dalam Penyalahgunaan Hibah Pilkada

Berita Terbaru