Pilot Project Tabungan Haji dan Umrah bagi ASN di Lingkungan Pemkot Bekasi ‎

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Bekasi resmi menginisiasi program tabungan inklusif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikhususkan untuk persiapan ibadah Haji dan Umrah. Program ini dirancang sebagai inovasi untuk membantu ASN dalam merencanakan keuangan masa depan mereka, terutama setelah memasuki masa pensiun.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bekasi, Agus Harpa, menjelaskan bahwa tahap awal program ini akan menyasar para pejabat struktural sebagai percontohan.

‎”Kita mengimbau kepada ASN, terutama untuk pejabatnya dulu sebagai pilot project, sebagai suri tauladan ke bawahnya. Jadi yang pertama di pilot project-nya adalah para pejabatnya dari eselon II sampai eselon IV,” ujar Agus Harpa, Jumat (27/02/2026)

‎Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Bekasi bekerja sama dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Patriot sebagai bank penyalur milik BUMD. Agus menambahkan bahwa tabungan ini bersifat fleksibel namun memiliki ketentuan penarikan yang spesifik guna memastikan tujuan awal ibadah tetap terjaga.

‎”Apabila uang itu sudah terkumpul, dari pihak bank akan konfirmasi ke nasabahnya, apakah buat dirinya sendiri atau buat keluarganya. Karena dengan adanya tabungan ini tidak hanya untuk diri sendiri, bisa untuk siapa saja yang direkomendasikan sama yang punya nomor rekening tersebut,” jelasnya.

‎Terkait nominal, Agus mengusulkan skema variatif berdasarkan jenjang jabatan, mulai dari Rp1.000.000 untuk Eselon II hingga Rp200.000 untuk Eselon IVB. Meskipun terkesan “dipaksa” untuk menabung, ia menekankan bahwa manfaat sepenuhnya akan kembali kepada ASN tersebut.

‎”Walaupun seakan-akan memaksa untuk menabung, tapi kan tidak ada kepentingan Pak Wali Kota atau Pak Wali Kota langsung menerima manfaatnya, justru yang menerima manfaatnya itu nanti pada saat contohnya saya, saya ini sebentar lagi pensiun. Kalau tidak untuk haji, anggap saja sebagai tambahan dari uang Taspen,” tambah Agus.

‎Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dana ini aman dan dapat dicairkan dalam kondisi tertentu.

‎”Bisa ditarik tunai jadi apabila bisa diambil apabila orang tersebut meninggal dunia atau pensiun. Jadi ini uang tidak hilang, apa bedanya dengan Taspen? Kalau Taspen kan diperuntukkan untuk seluruh ASN baik Nasrani ataupun yang Muslim, nah cuma kalau ini yang Muslim saja,” pungkasnya.

‎Program ini diharapkan dapat menumbuhkan niat dan kemandirian finansial bagi ASN di lingkungan Pemkot Bekasi dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Baca Juga :  ‎Memperkuat Akar Budaya: PB-BKMKB Resmi Dilantik untuk Masa Bakti 2025-2030

Berita Terkait

ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi
Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu
PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media
PWI Pusat dan AFPI Gelar Workshop Jurnalistik Bahas Pindar, Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Publik
Bapenda Kota Bekasi Catat Realisasi PAD Rp2,065 Triliun, Sektor Kuliner dan PBB Mendominasi
‎LSM Forkorindo Soroti BPN Kota Bekasi Soal PTSL 2026 ‎
‎Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional Kota Bekasi: Hadirkan Edukasi Interaktif hingga Apresiasi dari Wali Kota
PWI Bekasi Raya Sambut Kapolres Baru, Harapkan Kemitraan Polri – Pers Tanpa Sekat

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:07 WIB

ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:05 WIB

PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:31 WIB

PWI Pusat dan AFPI Gelar Workshop Jurnalistik Bahas Pindar, Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Bapenda Kota Bekasi Catat Realisasi PAD Rp2,065 Triliun, Sektor Kuliner dan PBB Mendominasi

Berita Terbaru