Perseroan Perorangan, Menkumham Yasonna Laoly:  ‘Mudahkan UMKM dan Akses Perbankan’

- Jurnalis

Sabtu, 9 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Tangkapan layar di Kemenkumham.go.id)

(Foto: Tangkapan layar di Kemenkumham.go.id)

TELUSUR NEWS – Dengan adanya bentuk usaha baru Perseroan Perorangan, dapat mempermudah legalitas usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan akses perbankan dalam penggunaannya.

Demikian disampaikan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna Hamonangan Laoly dilansir Telusur News dari Antara, Sabtu 9 Oktober 2021.

“Perusahaan perorangan ini dibuat secara online agar dapat diakses dengan mudah, sehingga legalitas UMKM dengan Perseroan Perorangan menjadi baik dan akses perbankan bisa dilakukan,” kata Yasonna dalam siaran persnya yang diterima di Badung, Bali.

Baca juga: Puspomad Akan Melakukan Proses Hukum Terhadap Brigjen TNI Junior Tumilaar

Bagi pelaku usaha UMK, lanjut Ia menjelaskan. Akan mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan yang sebelumnya hanya bisa didapatkan oleh perseroan terbatas.

Dikatakannya, dalam hal ini, berkaitan dengan produk-produk yang sebelumnya tidak eligible dan accessible bagi pelaku UMK.

“Kemenkumham RI berupaya membantu pulihnya sektor usaha, khususnya UMK, dengan memperkenalkan bentuk usaha baru Perseroan Perorangan dengan tanggung jawab terbatas atau sole proprietorship with limited liability,” katanya.

Baca Juga :  TNI Siap Bantu Pemerintah Mengatasi Stunting dan Inflasi

Baca juga: Penting, Jaga Kesehatan Jantung Hindari Beberapa Hal Ini

Akibat pandemi COVID-19 membuat economic setbacks di berbagai negara, sambung Yasona. Terutama pelaku usaha mengalami kesulitan sehingga terpaksa tutup atau mengurangi jumlah pekerja, imbuhnya.

Sejumlah kebijakan yang bertujuan untuk mendorong economic revival, diterbitkan oleh Pemerintah. Diketahui bentuk dari kebijakan tersebut berupa pemberian relaksasi yang berhasil merestrukturisasi kredit senilai lebih dari 1.400 triliun rupiah dan program khusus bagi usaha mikro kecil dan menengah berupa subsidi bunga kredit perbankan, penyaluran bantuan modal, pembiayaan investasi dan sebagainya.

Diungkapkan Yasona, bahwa Perseroan perseorangan punya beberapa kelebihan, salah satunya berupa perlindungan hukum bagi para pelaku usaha melalui pemisahan kekayaan pribadi.

“Pendiriannya cukup dengan mengisi form pernyataan pendirian secara elektronik, sehingga tidak memerlukan akta notaris, status badan hukum akan diperoleh setelah mendaftarkan pernyataan pendirian secara elektronik yang secara otomatis akan memperoleh sertifikat pendaftaran dengan biaya pendaftaran Rp50 ribu,” katanya pula.

Baca Juga :  Rapat Pleno PWI Jawa Barat Tegaskan Dukungan Terhadap Hasil KLB

Baca juga: Belanja Baju Online Agar Lebih Mudah, Simak Tipsnya

Disamping itu, layanan aplikasi perseroan perorangan ini juga terintegrasi dengan Online Singgle Submission yang ada di BPKM.

“Jadi nanti terkoneksi, sehingga pelaku usaha dapat langsung melanjutkan proses perizinan hingga mendapat Nomor Induk Berusaha. Jadi ini kemudahan bagi pelaku usaha pada sektor UMK dan angkatan kerja yang jumlahnya 138 juta jiwa,” ujarnya pula.

Ia berharap ke depannya banyaknya UMKM berbadan hukum dengan jumlah mencapai lebih dari 60 juta unit usaha, potensi kerja notaris akan meningkat. “Misalnya ketika pelaku usaha akan membuat kontrak perjanjian dan akses ke perbankan,” katanya lagi. ***

 

(Sumber: Antara)

Berita Terkait

Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:10 WIB

Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:58 WIB

PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru