Gunakan Akun Bodong, Dua Driver Ojol Bawa Kabur Laptop Seharga Rp 67 Juta

- Jurnalis

Rabu, 24 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TELUSUR NEWS, – Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan dengan modus pengiriman barang mengunakan akun driver ojek online (ojol) bodong.

Dalam hal ini, polisi berhasil menangkap dua orang pelaku berinisial HS dan RF yang menggelapkan laptop Macbook Pro 16 inch seharga Rp 67 juta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, kasus tersebut berawal saat korban berinisial U P membeli barang melalui online shop di Tokopedia pada (12/11) yang lalu.

Dirasa barang tersebut tidak kunjung tiba, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak marketplace Tokopedia pada (20/11).

“Kejadian ini bermula saat korban membeli laptop Macbook Pro 16 inch seharga Rp 67 juta secara online melalui Tokopedia pada 12 November 2021. Kemudian dari Tokopedia mengirimkan barang pada korban (melalui online), yang ternyata disalahgunakan tersangka HS dan RF,” kata Zulpan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu 24 November 2021.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet: Rapat Gabungan Pimpinan MPR dengan Pimpinan Fraksi dan Kelompok DPD Sepakati Rancangan PPHN Dibawa Ke Sidang Paripurna MPR

Kabid Humas menyebut kedua pelaku ini adalah residivis dan saling mengenal, mereka bekerjasama melakukan kejahatan dengan modus mengunakan akun driver ojol bodong yang dibelinya.

“Pelaku HS meminta bantuan RF untuk mencari akun driver (Go-Jek) yang dijual. usai mendapatkan akun driver, pelaku HS menunggu orderan di toko yang menjual barang elektronik dengan harga mahal,” ujar Zulpan.

“Setelah mendapatkan pesanan, HS membawa barang tersebut.Namun barang pesanan tidak disampaikan ke pemesannya,” ungkapnya.

Barang tersebut, kata Zulpan tidak diantarkan ke penerima melainkan di bawa kabur oleh pelaku HS.

“Barang yang di oder sama HS tidak diantarkan ke orang yang berhak menerima (pembeli), melainkan digelapkan,” katanya.

Dir Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Aulia Lubis menambahkan pelaku RF ditangkap di daearah Ciledug, sedangkan pelaku HS ditangkap di daerah Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Pencurian dan Pemalsuan Data Untuk Belanja Online

“Berdasarkan pengakuan kedua pelaku sudah melakukan aksi penipuan sebanyak 15 kali,” paparnya.

Aulia menjelaskan, para pelaku membeli akun ojol tersebut berkisar Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta rupiah per akun.

“Mereka membeli akun gojek sebesar Rp 800 hingga Rp 1 juta. Hasil yang diraih selama melakukan aksi kejahatan masih dalam penghitungan,” ujarnya.

Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap ke-dua pelaku di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Akibat perbuatannya, ke-dua pelaku akan di jerat dengan Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45a ayat (1) UU ITE serta Pasal 372 tentang Penggelapan dengan ancaman pidananya di atas lima tahun penjara.*

 

 

 

 

 

Erzan

 

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi
Danlanud Husein Sastranegara: Ayo Cegah Kasus Bullying Dini di Sekolah
Terkesan Tidak Transparan Anggaran, KPU Minsel Pilih-pilih Media Untuk Gelontorkan Anggaran Publikasi Kegiatan
Peresmian Implementasi Layanan Sertipikat Tanah Elektronik di Papua Barat, Pelayanan Pertanahan Lebih Efisien, Efektif, dan Transparan
Kelola Komunikasi Publik dengan Baik, Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan Top GPR Award 2024
Dukung Peningkatan Kualitas Kesehatan sebagai Faktor Indeks Pembangunan Manusia, Menteri AHY Teken MoU dengan Menkes
Panitia Dinilai Tidak Profesional, Kontingen Bolmong Kecewa Tidak Bisa Ikut Turnamen Pencak Silat Bupati Minsel Cup 2024
Menteri AHY Resmikan Si Kanjeng, Ruang Situasi dan Informasi Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:49 WIB

Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:57 WIB

Danlanud Husein Sastranegara: Ayo Cegah Kasus Bullying Dini di Sekolah

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:19 WIB

Terkesan Tidak Transparan Anggaran, KPU Minsel Pilih-pilih Media Untuk Gelontorkan Anggaran Publikasi Kegiatan

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:11 WIB

Peresmian Implementasi Layanan Sertipikat Tanah Elektronik di Papua Barat, Pelayanan Pertanahan Lebih Efisien, Efektif, dan Transparan

Kamis, 18 Juli 2024 - 09:16 WIB

Kelola Komunikasi Publik dengan Baik, Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan Top GPR Award 2024

Berita Terbaru