oleh

Kabid Humas Polda Metro Jelaskan Penangkapan Kapolsek dan Anggota Polsek Sepatan

 

TELUSUR NEWS ,- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan kronologi penangkapan dua oknum Polsek Sepatan, Polres Metro Tangerang Kota, AKP Oki Bekti (Kapolsek) dan Bripka RC akibat mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Penangkapan tersebut, kata Zulpan ,berawal saat Bripka RC tidak melaksanakan tugas pengamanan Natal di Gereja Santa Maria jalan Daan Mogot, Kota Tangerang.

“Bripka RC saat kemarin pengamanan malam Natal (24/12), pengamanan gereja yang sudah ditugaskan kepada yang bersangkutan tapi tidak berada di tempat pengamanan yang semestinya,” kata Zulpan kepada wartawan di Jakarta, Rabu 29 Desember 2021.

“Semestinya Bripka RC berada di Pospam Gereja Santa Maria di jalan Daan Mogot, Kota Tangerang,” sambungnya.

Propam Polres Tangerang Kota kemudian mencari Bripka RC yang ditemukan tidak dalam keadaan bertugas.

“Saat dilakukan pemeriksaan tes urin (Bripka RC) ternyata positif. Kemudian dilakukan pengembangan, ternyata penggunaan narkotika ini jenis sabu juga libatkan Kapolsek Sepatan ,” ungkap Zulpan.

“Sehingga hal ini dilakukan pemeriksaan kepada Kapolsek dan ternyata terbukti (positif) ,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, lanjut Zulpan, ke-dua oknum Polsek Sepatan tersebut ditarik ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan dan menjalani disiplin kode etik profesi.

“Jadi dua-duanya, anggota maupun Kapolsek sudah ditarik ke Polda dengan posisi Nonjob serta dalam pemeriksaan dan ditahan ,” tuturnya.

“Kemudian mereka akan melakukan ikuti proses lanjutan, tentu dengan tindakan yang mereka lakukan disiplin kode etik dan pidana umum nantinya,” kata Zulpan.

Zulpan mengatakan, tindakan yang dilakukan Polda Metro Jaya adalah komitmen Polri yang tidak memberikan toleransi terhadap jajarannya yang melakukan pelanggaran-pelanggaran.

“Jadi ini sebagai komitmen Polri dan pimpinan Polri (Kapolri), bahwa tak ada toleransi anggota Polri dari yang berpangkat Bintara, Perwira yang gunakan narkoba maka tindakan tegas akan diberikan,” tandasnya.

Saat ditanya dari mana barang haram tersebut didapat, Zulpan menyebut kedua oknum Polsek Sepatan itu hanya pengguna sabu.

“Jadi kapolsek dan anggota sebagai pemakai, sabu tersebut nanti masih diperiksa,” jelasnya.

“Tak ada bb (barang bukti) ditemukan, tetapi dalam pendalaman pemeriksaan propam mereka dipastikan pemakai aktif,” ujarnya.

Zulpan menambahkan, Polda Metro Jaya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua oknum tersebut terkait berapa lama mereka mengkonsumsi sabu.

“Nanti masih diperiksa , Pasti ini sudah dibuktikan penggunaan betul positif dan ada rekam jejak digital yang terangkan mereka aktif gunakan narkotika jenis sabu,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

Erzan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed