Melebihi Target Hingga 118%, Pemkot Bekasi Capai Realisasi Investasi PMA dan PMDN

- Jurnalis

Kamis, 3 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra menyampaikan laporan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kota Bekasi tahun 2021 berhasil melampaui target.

Pemerintah Kota Bekasi mencatat realisasi investasi tahun 2021 mencapai Rp. 8.167.096.033.072 atau terjadi kenaikan investasi sebesar 118% dari target sebesar Rp. 6.927.855.895.697. Kota Bekasi menduduki posisi keempat dalam peringkat jumlah proyek PMA/PMDN sebanyak 3115 jumlah proyek atau 9.79% jumlah proyek se-Jawa Barat dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 6884 pekerja.

Untuk di tahun 2022, Pemerintah Kota Bekasi meningkatkan target realisasi investasi sebesar Rp. 8.494.779.87.393.

Lintong melanjutkan terdapat sejumlah sektor yang menduduki realisasi investasi PMA dan PMDN tertinggi di Kota Bekasi. Hal tersebut menunjukkan data dari sektor mana saja yang paling diminati para investor untuk menanamkan modalnya di Kota Bekasi.

Investasi PMA tertinggi pada sektor Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi Lain dengan nilai investasi sebesar Rp. 1,080 Triliun, sektor Perumahan, Kawasan Industri dan perkantoran dengan nilai investasi sebesar Rp. 962 Miliar, dan sektor Transportasi, Gedung dan Telekomunikasi dengan nilai investasi sebesar Rp. 512 Miliar. Ketiga sektor tersebut menduduki realisasi PMA 17 sektor investasi penanaman modal asing di Kota Bekasi.

Baca Juga :  Bukber HUT IMI Ke-119 Tahun dan Santunan Anak Yatim, Ketum IMI Bamsoet Ajak Tingkatkan Kepedulian Sosial

Sementara sektor tertinggi realisasi investasi PMDN di Kota Bekasi pada sektor Transportasi, Gedung, dan telekomunikasi dengan nilai investasi sebesar Rp. 2.2 Triliun, sektor perumahan , Kawasan industri dan perkantoran dengan nilai investasi sebesar Rp. 1,040 Triliun, dan sektor Hotel dan Restoran dengan nilai investasi sebesar Rp 978 Miliar. Ketiga sektor ini tertinggi dari total 23 sektor PMDN di Kota Bekasi.

Sementara itu, berdasarkan data realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) se-Jawa Barat periode Januari-Desember 2021, Investasi di Kota Bekasi berhasil memberikan kontribusi bagi Jawa Barat sebesar 6% untuk Jawa Barat atau berada pada peringkat kelima. Kota Bekasi menduduki posisi keempat dalam peringkat jumlah proyek PMA/PMDN sebanyak 3115 jumlah proyek atau 9.79% jumlah proyek se-Jawa Barat dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 6884 pekerja.

Baca Juga :  Dadan Tri Yudianto, Sosok Muda Peduli Lansia

Untuk peringkat realisasi investasi PMA/PMDN pada posisi pertama diduduki Kabupaten Bekasi dengan investasi sekitar Rp. 42 Triliun atau 31,78%, posisi kedua diduduki Kabupaten Karawang dengan nilai investasi sekitar Rp. 26 Triliun atau 19,56%, posisi ketiga diduduki Kota Bandung dengan nilai Investasi sekitar Rp. 11 Triliun atau 8,41%, dan posisi keempat diduduki Kabupaten Bogor dengan nilai investasi Rp. 9.89 Triliun atau 7.27%.

Jumlah Nilai investasi oleh para investor di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat sebesar Rp. 136 Triliun dan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 109.331 orang, serta jumlah Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sebesar 31.804 LKPM.

(HMS)

Berita Terkait

Hadir di Sumbar, Tri Adhianto Serahkan Bantuan sambil berkoordinasi dengan KDM
Binsar Sihombing Kritik Terkait Sikap Sekretaris Pansus 8, Berikut Penjelasannya
Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100 persen Pascabencana
Perdana, DKM Al-Qolam PWI Bekasi Raya Menggelar Pengajian
Kepala Bapenda: PAD Kota Bekasi Capai 79,04 Persen, Opsi Penagihan Piutang Dioptimalkan
Puskesmas Duren Jaya Monitoring Layanan Siklus Hidup di RW 18, drg Ria Joesriati: Boungeville 1, Posyandu Terbaik Duren Jaya
PLN untuk Rakyat, PLN UID Jabar Kirim Relawan dan Bantuan untuk Percepatan Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera
Perintis BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, Raih Life Achievement KORPRI Award

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:12 WIB

Hadir di Sumbar, Tri Adhianto Serahkan Bantuan sambil berkoordinasi dengan KDM

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:02 WIB

Binsar Sihombing Kritik Terkait Sikap Sekretaris Pansus 8, Berikut Penjelasannya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:01 WIB

Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100 persen Pascabencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:32 WIB

Perdana, DKM Al-Qolam PWI Bekasi Raya Menggelar Pengajian

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:53 WIB

Kepala Bapenda: PAD Kota Bekasi Capai 79,04 Persen, Opsi Penagihan Piutang Dioptimalkan

Berita Terbaru