Media Telusur News Gelar Dialog Wawasan Muatan Kearifan Lokal Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dialog Wawasan Muatan Kearifan Lokal yang digelar oleh Media Telusur News mengundang Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Dialog Wawasan Muatan Kearifan Lokal yang digelar oleh Media Telusur News mengundang Dinas Pendidikan Kota Bekasi

TELUSUR NEWS,- Media Telusur News menggelar dialog tentang Wawasan Muatan (Kearifan) Lokal Kota Bekasi, mengundang Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan pengawat Pendidikan, yang digelar di Lagoon Avenue Mall Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/03/2022).

Dialog tersebut membahas bagaimana anak muda jaman sekarang harus lebih jauh mengenal tentang daerahnya. Khususnya Kota Bekasi.

Dialog dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Dr. Siti Aisah, M.Pd, perwakilan SMPN 9 Kota Bekasi Yafitson Zein (Pemenang Lomba Cerdas Cermat Muatan Lokal Kreasi Telusur 2022), dan pengamat pendidikan Kota Bekasi H. Sinambela.

Dalam dialog tersebut, perwakilan Disdik Kota Bekasi Dr. Siti Aisah, M.Pd mengatakan bahwa kearifan lokal harus dan patut dipelajari oleh anak-anak jaman sekarang.

“Kearifan lokal ini patut dipelajari,” ucapnya.

Aisah mengatakan, Pemerintah Pusat lewat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim telah melaunching Kurikulum Merdeka, yang di dalamnya terdiri dari pembelajaran intra kurikuler dan projek penguatan profit pelajar Pancasila, yang mempertegas tentang pelaksanaan pembelajaran Muatan Kearifan Lokal.

Baca Juga :  Hadiri HUT ke-20 Forum Silaturahmi Anak Bangsa, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Tidak Mewariskan Konflik dan Tidak Membuat Konflik Baru

“Menteri Pendidikan belum lama ini 11 Januari 2022, sudah melaunching  Kurikulum Merdeka,”

“Dimana struktur Kurikulum Merdeka ini terdiri dari pembelajaran intra kurikuler dan projek penguatan profit pelajar Pancasila, salah satunya apa, di sana ada tema tentang kearifan lokal,” ujarnya.

Menurut Aisah, lewat Muatan Kearifan Lokal tersebut, anak-anak dikenalkan dengan tema budaya dan karakteristik daerah masing-masing.

“Misalnya, budayanya, makanan ciri khas daerahnya itu apa, disini anak-anak dikenalkan bagaimana membuat makanan tradisional melalui kegiatan projek,” jelas Aisah.

Sesi foto bersama Pemred Media Telusur News bersama Perwakilan Disdik Kota Bekasi dan Pengamat Pendidikan Kota Bekasi, serta Perwakilan SMPN 9 Kota Bekasi

Aisah mengatakan, untuk kurikulum Muatan Kearifan Lokal sudah dilaksanakan di beberapa sekolah penggerak.

“Kurikulum ini sudah dilakukan di sekolah-sekolah Penggerak,” katanya.

Dr. Siti Aisah kemudian berharap kurikulum Muatan Kearifan Lokal bisa diterapkan di semua sekolah, khususnya di Kota Bekasi.

“Mudah-mudahan kedepannya semua sekolah bisa menggunakan kearifan lokal ini sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk melestarikan budaya dan ciri khas Kota Bekasi,” pungkas Widya Prada Ahli Muda Bagian Sub Koordinator Kurikulum Bidang Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Baca Juga :  Pertemuan Antara CV Ming Yang dan Forkopimcam Tatapaan Dilakukan Tertutup, Wartawan Dilarang Liput: Warga Siap Demo Terkait Pencemaran Lingkungan dan Laut

Senada, H. Sinambela Pengamat Pendidikan Kota Bekasi setuju tentang hal tersebut. Namun Sinambela menambahkan, bahwa perlu adanya sinergitas yang kuat antara sekolah dan orang tua untuk lebih memperkuat penerapan Kurikulum Muatan Kearifan Lokal tersebut.

“Ini masalah kearifan lokal memang sudah sangat bagus program pemerintah khususnya Kota Bekasi, mereka sudah mengenal Kota Bekasi itu sudah sangat bagus, tapi untuk melaksanakan program kurikulum kearifan lokal itu perlu ada kerja sama antara orang tua dan sekolah,” ujarnya.

Sinambela berharap ada dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bekasi untuk mensukseskan program Kurikulum Muatan Kearifan Lokal tersebut.

“Saya harapkan untuk pemerintah harus mendukung,” tutup H. Sinambela.

(Liputan: Redaksi Telusur News)

Berita Terkait

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus
Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan
Sidang Praperadilan Kedua di PN Bekasi: Pemohon Uji Sahnya SP2 Lid Polres Metro Bekasi Kota
Wali Kota Bekasi Apresiasi HUT ke-51 PSM Kota Bekasi, Ajak Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:49 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:55 WIB

Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:54 WIB

Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:30 WIB

‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Berita Terbaru