oleh

Gelar Pembinaan Pelaku Usaha Ekspor, Kadisdagperin Tedi Hafni: Diharapkan Mendapatkan Pengetahuan dari Narasumber Kompeten

KOTA BEKASI – Penggunaan e-commerce semakin meningkat, bisa digunakan di mana saja. Tanpa harus membangun pabrik, cukup membuka toko online, walaupun mungkin bukan produk sendiri (menjadi reseller) bisa saja terjadi kerjasama jual beli perdagangan secara baik.

E-commerce (penjualan online) dianggap lebih praktis, lebih mudah dan menguntungkan dalam bertransaksi perdagangan.

Mengenai hal tersebut, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, menggelar acara Pembinaan pelaku usaha ekspor untuk para pelaku usaha ekspor yang terdaftar di Disperindag Kota Bekasi.

“Kita sebagai Pemerintah harus memberikan jalan, apa-apa saja demi memfasilitasi dan untuk mendorong ekspor para pelaku usaha (pengusaha kecil menengah), juga agar lebih terpacu meningkatkan produksinya,” ujar Kepala Disdagperin Kota Bekasi, Tedi Hafni, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/07/2022) pagi.

Tedi mengungkapkan, sebanyak 50 pelaku usaha ekspor telah hadir, dalam kegiatan yang dilaksanakan di Balai Patriot. “Pembinaan tersebut, mengenai produk dagang yang diekspor ke berbagai negara,” ungkap Tedi.

Pihaknya berharap, pada pembinaan yang mereka lakukan, para pelaku usaha memiliki pengetahuan dari berbagai narasumber yang berkompeten di bidangnya, serta bisa menjadi pembelajaran dalam menjalankan usaha mereka.

Lanjutnya, dengan perkembangan teknologi saat ini para pengusaha dipaksa untuk terus mengikuti mengenai adanya perkembangan teknologi, melalui online tersebut agar penjualan bisa terus berlanjut.

“Untuk persaingan akan semakin ketat, jadi, sebagai pelaku usaha harus semakin punya inovasi melalui penjualan, semoga bermanfaat baik untuk semua,” tutup Tedi Hafni. (M-3L)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed