Kenaikan Harga Telor (Ayam), Kadisperindag Tedi Hafni: Segera Dilakukan Operasi Pasar

- Jurnalis

Sabtu, 3 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Komoditas telor (ayam), sudah sekitar sebulan berjalan mengalami kenaikan harga. Untuk di Kota Bekasi, bahkan sempat menyentuh Rp. 32.000 per kg.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, Tedi Hafni saat diwawancarai.

“Di Kota Bekasi pernah sampai Rp. 32.000/kg (harga telor ayam), namun saat ini berangsur menurun,” ungkap Tedi di ruangan kerjanya, Jumat (02/09/2022) siang.

Pihaknya menurut Tedi, sedang melakukan pendataan mengenai pedagang, distributor telur ayam yang ada di pasar-pasar Kota Bekasi.

“Nanti dari Kementerian Perdagangan akan melakukan operasi pasar, lebih diutamakan kepada urusan telor ayam,” katanya.

Baca Juga :  ‎Layanan Urus Paspor: Imigrasi Bekasi Buka Layanan Istimewa di Hari Sabtu dan Minggu

Segera akan dilaksanakan operasi pasar, diperkirakan dalam seminggu kedepan.

“Tentunya banyak penyebab kenaikan harga telor ayam, diantaranya efek global dari perang. Itu sangat berpengaruh pada harga bahan pakan, dan sebagainya,” imbuhnya.

Belum lagi katanya, berkaitan musim kering yang melanda sejumlah wilayah negara pemasok jagung. “Sementara, kebutuhan dalam negeri sangat tinggi,” tandasnya.

Untuk menangani terkait beberapa hal kenaikan harga seperti telor ayam di Kota Bekasi, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat bagaimana cara untuk menekan harga di pasaran.

Baca Juga :  Kapolres Simalungun Pimpin Razia Tempat Hiburan Malam di Perdagangan, Pengunjung Tes Urine

“Kami berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, yakni Kementerian Perdagangan untuk mengambil langkah-langkah kongkrit, diantaranya mendata pengusaha, distributor dan pedagang telor ayam. Selanjutnya akan dilakukan kegiatan operasi pasar,” pungkasnya.

Tedi berharap, dengan langkah kongkrit yang mereka ambil segera akan meredakan kenaikan harga telur ayam di tengah masyarakat, agar harga normal kembali.

Dengan kondisi sekarang, kenaikan harga telur ayam dan lainnya, Tedi mengimbau agar masyarakat bijaksana dalam berbelanja, disesuaikan dengan kebutuhan. “Jangan sampai ada usaha untuk menimbun, sebijaksana mungkin, sesuai kebutuhan yang ada,” tutup Tedi. (M-3L)

Berita Terkait

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
Tegaskan Kedisiplinan dan Kesehatan ASN, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Minta Pegawai Berikan Performa Maksimal
Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi
RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM dengan Pelatihan Strategi Efektif Pengurusan Izin BPOM
Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WIB

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:29 WIB

Tegaskan Kedisiplinan dan Kesehatan ASN, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Minta Pegawai Berikan Performa Maksimal

Senin, 27 Juli 2026 - 12:55 WIB

Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:48 WIB

RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari

Berita Terbaru