Layanan Puskesmas 24 Jam di Kota Bekasi Terbatas pada Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED)

- Jurnalis

Senin, 29 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, Puskesmas di Kota Bekasi telah menyediakan layanan 24 jam. Namun, warga perlu memahami bahwa layanan ini terbatas pada Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED), seperti yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Tanti Rohilawati melalui Staf Khusus dr Sudirman, Senin (29/05/2023) pagi di Plaza Pemkot Bekasi.

dr. Sudirman, Staf Khusus dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi, menjelaskan bahwa Puskesmas PONED fokus pada penanganan kegawatdaruratan dalam bidang kebidanan. Namun, untuk kebutuhan layanan kesehatan lainnya, Puskesmas tersebut belum memiliki fasilitas rawat inap. Hal ini berarti bahwa pelayanan yang tidak tergolong sebagai PONED akan diarahkan ke rumah sakit terdekat jika membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Baca Juga :  Kapolres Metro Bekasi Kota Menerima Perwakilan Hongkong Police College untuk Comparative Study Visit

Dalam kondisi-kondisi darurat yang mengancam nyawa, puskesmas akan mengambil tindakan sejauh kompetensinya dan kemampuan fasilitas yang tersedia. Namun, jika kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke rumah sakit, ungkap dr Sudirman.

Dalam hal layanan kesehatan, warga Kota Bekasi dapat juga menghubungi Unit Reaksi Cepat (URC) 119 atau menggunakan layanan Public Service Command (PSC) yang telah disediakan oleh pemerintah setempat. Kedua layanan tersebut dapat memberikan bantuan dan informasi dalam situasi darurat kesehatan.

Baca Juga :  Hadiri Fun Run KAPTI-Agraria, Menteri AHY Ajak Taruna Raih Mimpi Besar dengan Kerja Keras dan Kedisiplinan

Meskipun layanan 24 jam di puskesmas masih terbatas pada Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED), upaya ini merupakan langkah awal yang penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan memanfaatkan layanan darurat yang telah disediakan untuk mendapatkan bantuan medis segera saat dibutuhkan. (LK/Red)

Berita Terkait

PWI Pusat Tetapkan Susunan Pengurus Baru, Marthen Selamet Susanto Jabat Sekjen
Pesan Wali Kota Bekasi Kepada Wakilnya Sebelum Berangkat Menunaikan Ibadah Haji
‎Awas Dugaan Produk Kedaluwarsa Terselubung, Advokat Andreas Sapta Finandy Soroti Telur Busuk Berlabel Aman di Ritel Terkemuka
Pra-Pendaftaran SPMB Kota Bekasi 2026 Dimulai, 6.000 Akun Terbuat di Hari Pertama
Orang Tua Tersangka Kasus PPA Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Minsel Diduga Ingin Sogok Korban
Balon Terbang Jadi Magnet Hiburan Akhir Pekan Warga di Plaza Patriot Chandrabhaga
Wali Kota Bekasi Lantik Pengurus Baznas Kota Bekasi, H. Sudarsono Pimpin Periode 2026–2031
Tasyakuran & HUT SMSI Kota Bekasi Berjalan Sukses

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:42 WIB

PWI Pusat Tetapkan Susunan Pengurus Baru, Marthen Selamet Susanto Jabat Sekjen

Senin, 18 Mei 2026 - 22:35 WIB

Pesan Wali Kota Bekasi Kepada Wakilnya Sebelum Berangkat Menunaikan Ibadah Haji

Senin, 18 Mei 2026 - 20:43 WIB

‎Awas Dugaan Produk Kedaluwarsa Terselubung, Advokat Andreas Sapta Finandy Soroti Telur Busuk Berlabel Aman di Ritel Terkemuka

Senin, 18 Mei 2026 - 19:24 WIB

Pra-Pendaftaran SPMB Kota Bekasi 2026 Dimulai, 6.000 Akun Terbuat di Hari Pertama

Senin, 18 Mei 2026 - 17:48 WIB

Orang Tua Tersangka Kasus PPA Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Minsel Diduga Ingin Sogok Korban

Berita Terbaru