Terima Pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB), Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

- Jurnalis

Rabu, 12 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung rencana penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-II Pemuda Batak Bersatu (PBB) pada 21 Juli 2023 di Graha Girsang Bekasi. Mengusung tema Pemuda Batak Bersatu Hadir dan Berbuat untuk Indonesia. Dihadiri 2 ribu lebih peserta dari mulai DPP, 30 DPD Provinsi, serta 232 perwakilan DPC Kabupaten/Kota.

“Selain untuk memperkuat organisasi, Rakornas juga harus dimanfaatkan untuk semakin memperkuat semangat perjuangan membangun nasionalisme. Mengingat saat ini, dengan berbagai tantangan kebangsaan yang kian mengemuka, nasionalisme kita memang sedang membutuhkan penguatan. Bagi Indonesia yang memiliki tingkat heterogenitas yang sangat tinggi, merawat persatuan dan kesatuan bangsa adalah sebuah keniscayaan. Dengan jumlah penduduk lebih dari 273 juta jiwa, terdiri dari 1.340 suku yang memiliki 733 bahasa, serta menganut 6 agama serta puluhan aliran kepercayaan, adalah fakta sosiologis yang menempatkan kita pada posisi yang rentan dari ancaman perpecahan,” ujar Bamsoet saat menerima pengurus Pemuda Batak Bersatu, di Jakarta, Rabu (12/7/23).

Baca Juga :  Ketua umum yang baru HIPAKAD’63, Raden Samiyono Djoko Wahyudi, SH

Pengurus Pemuda Batak Bersatu yang hadir antara lain, Ketua Umum Lambok Sihombing, Sekjen Alfredo Panjaitan, Ketua DKI Jakarta Dayang F. Siringo-ringo, serta Sekretaris Daerah Cornelis Hotman.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, kebhinekaan dalam negara yang kaya akan keberagaman, hanya bisa wujudkan dengan komitmen kuat untuk mengelola kemajemukan dengan baik dan benar. Kegagalan dalam mengelola kemajemukan dan ketidaksiapan sebagian masyarakat untuk menerima kemajemukan tersebut, akan berpotensi mengakibatkan terjadinya gejolak sosial yang dapat mereduksi semangat persatuan dan kesatuan bangsa, menumbuhkan radikalisme, dan menimbulkan konflik horisontal.

“Terlebih saat ini kita sudah menapaki jalan waktu menuju Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Sejarah mencatat, penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada senantiasa menyisakan residu yang membuat perpecahan di berbagai kelompok masyarakat. Karena itu, kita harus belajar dari sejarah masa lalu, sehingga dalam Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 nanti bisa terhindar dari berbagai perpecahan bangsa,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  KUFC Kumelembuai Minsel Berangkat ke Bogor, Melaju ke Tingkat Nasional

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, terlepas dari berbagai tantangan kebangsaan yang sedang dihadapi, bangsa Indonesia patut berbangga, bahwa berdasarkan hasil survei nasional SMRC yang dipublikasikan pada Juni 2022, orientasi publik pada negara-bangsa Indonesia sangat positif, di mana 95,6 persen responden merasa bangga menjadi orang Indonesia. Kajian ini sejalan dengan survei Gallup Poll yang mencatat bahwa sekitar 75,4 persen masyarakat Indonesia memiliki jiwa patriot tinggi dan bersedia ikut berperang mempertahankan negara.

“Namun kita juga menyadari bahwa nasionalisme di era modern memiliki dimensi pemaknaan yang luas, dan akan terus berevolusi seiring dengan dinamika dan kompleksitas kehidupan kebangsaan kita. Nasionalisme tidak hanya dimanifestasikan melalui kesiapsediaan memanggul senjata. Nasionalisme yang pada hakikatnya bersumber pada rasa cinta tanah air dan bangsa, meliputi berbagai aspek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Revitalisasi SMKN 1 Tumpaan Mulai Bergulir di Polres Minsel
Kasus Kejahatan ITE di Minsel Masuk Babak Baru, Pelaku CS dan NL Ditetapkan Tersangka: Segera Tahap I Kejaksaan
Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Tri Adhianto Ajak Lestarikan Budaya
Lintas Organisasi Bersatu, Ade Muksin Nahkodai Panitia HPN Bekasi Raya 2026
PWI Bekasi Raya Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah, Sebelumnya Gowes dari Rumah 
Pemerintah Terbitkan Tiga Regulasi Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 05:24 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Revitalisasi SMKN 1 Tumpaan Mulai Bergulir di Polres Minsel

Selasa, 21 April 2026 - 03:07 WIB

Kasus Kejahatan ITE di Minsel Masuk Babak Baru, Pelaku CS dan NL Ditetapkan Tersangka: Segera Tahap I Kejaksaan

Senin, 20 April 2026 - 15:28 WIB

Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Tri Adhianto Ajak Lestarikan Budaya

Sabtu, 18 April 2026 - 20:42 WIB

Lintas Organisasi Bersatu, Ade Muksin Nahkodai Panitia HPN Bekasi Raya 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 14:27 WIB

PWI Bekasi Raya Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

Berita Terbaru