Inovasi Terbaru di Puskesmas Bojong Rawalumbu: Penguatan Informasi Obat Melalui QR Code

- Jurnalis

Minggu, 19 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kefarmasian, UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu yang dipimpin oleh Drg. Krisadriyani Ratnawati memperkenalkan inovasi terbaru, yaitu “Inovasi PIO QR Rabu” (Penguatan Informasi Obat Menggunakan QR Code).

PIO QR RABU adalah singkatan dari Penguatan Informasi Obat Bojong Rawalumbu.

“Selama pandemi Covid-19, memberikan informasi obat kepada pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah menjadi tantangan. Dengan pembatasan sosial yang diterapkan, petugas farmasi tidak dapat memberikan informasi obat secara langsung kepada pasien. Untuk mengatasi hal ini, Puskesmas Bojong Rawalumbu memperkenalkan inovasi berupa QR Code Video pada packaging obat,” demikian disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu, Drg. Krisadriyani Ratnawati.

Tujuan utama dari inovasi ini adalah memberikan penguatan informasi obat pada pasien.

“Manfaat yang diharapkan antara lain adalah peningkatan pemahaman pasien tentang cara penggunaan paket obat, pelayanan kefarmasian yang lebih berkualitas, dan meningkatkan kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Bojong Rawalumbu,” terangnya.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Tegaskan UMKM Kantin Pemkot Kumpulkan Minyak Jelantah Pekan Depan

Dengan implementasi inovasi ini, terjadi peningkatan pemahaman pasien terhadap cara penggunaan paket obat yang didapatkan dari Puskesmas Bojong Rawalumbu.

“Ide inovatif ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan akan pemberian informasi obat yang lebih optimal,” ungkapnya.

Disampaikannya, bahwa Inovasi ini memiliki signifikansi dalam melakukan koordinasi untuk, “Memperkenalkan QR Code pada wilayah kerja, pembuatan video cara penggunaan obat, pembuatan packaging obat, penyiapan paket obat, dan evaluasi kegiatan inovasi,” tandasnya.

Kontribusi terhadap capaian SDGs dan kinerja daerah Jawa Barat juga menjadi fokus utama, dengan meningkatnya pemahaman pasien covid dan status kesehatan di wilayah kerja, jelasnya.

“Penguatan informasi obat dengan menggunakan QR Code dapat di replikasi dan aplikasikan di Puskesmas lain, menciptakan adaptabilitas yang tinggi. Keberlanjutan inovasi ini dijamin dengan keterlibatan 4 petugas Puskesmas yang bertanggung jawab untuk memberikan informasi obat pada pasien covid dengan menggunakan QR Code,” imbuhnya.

Baca Juga :  Grand Opening Evergreen: Antusiasme Tinggi Pelanggan di Pondok Gede, Bekasi, untuk Perawatan Kulit Alami

Kolaborasi yang dilaksanakan antar bagian, terutama dengan Binwil dan kader Puskesmas Bojong Rawalumbu, menjadi kunci keberhasilan implementasi inovasi ini.

“Dengan sinergi yang kuat, Puskesmas Bojong Rawalumbu terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik pada masyarakatnya,” pungkas Drg. Krisadriyani Ratnawati.

Dengan dicabutnya status pandemi dan semakin banyaknya minat masyarakat, dalam pengobatan tradisional di UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu. Maka, pengembangan inovasi PIO QR Rabu disinergikan menjadi penguatan informasi, dengan cara menyajikan dan mengonsumsi obat tradisional yang diperoleh dari poli Yankestrad UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu.

Sumber Berita : UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Puskesmas Pondokgede Turun ke Warga, Perkuat Deteksi Dini TB dan PTM

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru