Sinergi Antisipasi Dampak Perubahan Iklim, Kodim 0507/Bekasi Selenggarakan Komsos Dengan Aparatur Pemerintahan Kota Bekasi TA 2024

- Jurnalis

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dengan Tema TNI AD bersama Aparat Pemerintah Bersinergi Dalam Mengantisipasi Dampak Perubahan Iklim, Kodim 0507/Bekasi menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) dengan aparatur pemerintahan Kota Bekasi TA 2024, bertempat di Aula Makodim 0507/Bekasi Jl. Veteran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi TA 2024. Senin (13/05/24).

Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan aparatur pemerintahan Kota Bekasi tersebut dihadiri Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait, Asda 3 Dwi Andyarinia Dian Arga, Dirut BPRS serta para Camat dan Lurah se-Kota Bekasi.

Kepada para peserta Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait menuturkan bahwa antisipasi perubahan iklim kaitannya erat dengan ketahanan pangan yang ada di wilayah.

“Karena perubahan iklim, elnino yang akhir-akhir ini terjadi mengakibatkan musim kemarau yang semakin panjang. Nah kalau kita tidak mengantisipasi hal tersebut, ketahanan pangan kita rendah, akan sangat membahayakan bagi masyarakat kota Bekasi,” ungkap Dandim.

Baca Juga :  Cepat Pulih Paska Banjir Bekasi, Mal Pelayanan Publik (MPP) Ahmad Yani 'Kembali Beroperasi'

Lebih lanjut Dandim juga menambahkan bahwa untuk membantu program ketahanan pangan Nasional Pangdam Jaya Mayjen TNI Muhamad Hasan menggagas konsep Urban Farming.

Diketahui bahwa lahan di Jadetabek sangat minim untuk pertanian. Untuk itu, setiap unsur komandan satuan kewilayahan harus mencari alternatif untuk lahan pertanian kaitan ketahanan pangan.

Dandim juga turut mengenalkan kepada seluruh peserta bahwa di Kodim sendiri terdapat lahan urban farming sederhana dengan memanfaatkan loteng lantai 5 atau rooftopnya menjadi Kawasan urban farming, seperti penanaman sayuran konfensional mapun hidroponik serta pembudidayaan ayam petelur.

“Mungkin kaitannya dengan ketahanan pangan ya kita coba ada budidaya ikan bioflog, ada budidaya tanaman hidroponik dan salah satunya ayam petelur ini tidak memakan lahan yang luas, untuk 96 ekor saja hanya membutuhkan 1,5×6 meter,” katanya.

Baca Juga :  Bappelitbangda Kota Bekasi Alokasikan Dana Rp. 371 Juta untuk Jasa Konsultansi RP2KPKPK, Upaya Tangani Perumahan Permukiman Kumuh?

Untuk itu, Kodim ingin melibatkan unsur pemerintahan dalam hal ini camat dan lurah, karena masyarakat membutuhkan contoh. Ketika levelnya sudah sampai di kelurahan, kaitan dengan ketahanan pangan, maka akan dapat dengan mudah dilihat dan dicontoh oleh warganya.

Dandim juga menyampaikan, demi membantu suksesnya hal tersebut, Kodim 0507/Bekasi akan terus melakukan pendampingan ketahanan pangan di tiap tiap Kelurahan melalui Babinsa.

“Para Babinsa beserta Danramil sudah kami lakukan pelatihan di Makodim ini dengan harapan pada saat mereka melakukan pendampingan di masyarakat dapat membantu,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Dandim juga mengajak para camat untuk melihat secara langsung uban farming yang dilakukan Kodim 0507/Bekasi. Walaupun dengan lahan yang sangat terbatas, budidaya ayam petelur, hidroponik perikanan dan lainnya dapat dilakukan di rooftop gedung lantai 5 Kodim 0507/Bekasi.

(Sumber Kodim 0507/Bekasi)

Berita Terkait

Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN
PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi
‎KEJARI KOTA BEKASI: Kabid Pasar Disdagperin Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Resmi Ditahan!
‎‎Restrukturisasi Pokja Wartawan Kota Bekasi, Ketua Pokja Ainsyam: Komitmen Eksistensi‎
Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026
Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:49 WIB

Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:37 WIB

PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:36 WIB

‎KEJARI KOTA BEKASI: Kabid Pasar Disdagperin Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Resmi Ditahan!

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:38 WIB

‎‎Restrukturisasi Pokja Wartawan Kota Bekasi, Ketua Pokja Ainsyam: Komitmen Eksistensi‎

Senin, 13 Juli 2026 - 22:28 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Berita Terbaru

Berita

PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 07:37 WIB