Penanggung Jawab Pasar Malam di Kelurahan Bitung Amurang Menolak Bertanggung Jawab Atas Pencabulan Anak di Wahana Rumah Hantu

- Jurnalis

Jumat, 16 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MINSEL, TelusurNews,- Penanggung jawab Pasar Malam di Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang tidak mau bertanggung jawab terkait dugaan pencabulan yang terjadi di wahana Rumah Hantu pasar malam tersebut.

Lewat salah satu media lokal menyebutkan, bahwa pemilik perusahan Pasar Malam membantah perbuatan tersebut dilakukan oleh pegawai Pasar Malam. Namun, pada kenyataannya kejadian pencabulan tersebut terjadi di dalam wahana Rumah Hantu di Pasar Malam tersebut.

Maka hal tersebut dapat disimpulkan bahwa peristiwa tersebut tetaplah menjadi tanggung jawab pihak Pasar Malam Kelurahan Bitung, sebab peristiwa terjadi di ‘dalam’ wahan Rumah Hantu, tempat dimana seharusnya steril dari warga lainnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Koperasi ke-77, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Koperasi Kembali Menjadi 'Soko Guru' Perekonomian Nasional

Nyata bahwa kejadian pencabulan terjadi di dalam wahana Rumah Hantu maka jelas bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara Pasar Malam.

Dengan demikian pihak terkait yaitu Kepolisian Minahasa Selatan diharapkan untuk menindaklanjuti dugaan pencabulan yang dialami oleh anak di bawah umur.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (04/08) malam. Bunga (15) bersama teman-temannya mengunjungi Pasar Malam yang berlokasi di Kelurahan Bitung Amurang untuk menikmati akhir pekan.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya: Gunung Sampah Bantargebang Telan Korban, Bom Waktu Meledak

Pada malam itu bunga yaang duduk di kelas 9 di salah satu SMP di Amurang mengalami pencabulan yang dilakukan oleh oknum yang tidak dikenal di dalam wahana Rumah Hantu, dengan cara diremas dadanya.

Dengan kejadian tersebut orang tua korban kemudian membuat aduan di Polres Minahasa Selatan pada beberapa hari setelahnya.

Mirisnya, hingga saat ini wahana Rumah Hantu masih dioperasikan. (toar)

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru