Penanggung Jawab Pasar Malam di Kelurahan Bitung Amurang Menolak Bertanggung Jawab Atas Pencabulan Anak di Wahana Rumah Hantu

- Jurnalis

Jumat, 16 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MINSEL, TelusurNews,- Penanggung jawab Pasar Malam di Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang tidak mau bertanggung jawab terkait dugaan pencabulan yang terjadi di wahana Rumah Hantu pasar malam tersebut.

Lewat salah satu media lokal menyebutkan, bahwa pemilik perusahan Pasar Malam membantah perbuatan tersebut dilakukan oleh pegawai Pasar Malam. Namun, pada kenyataannya kejadian pencabulan tersebut terjadi di dalam wahana Rumah Hantu di Pasar Malam tersebut.

Maka hal tersebut dapat disimpulkan bahwa peristiwa tersebut tetaplah menjadi tanggung jawab pihak Pasar Malam Kelurahan Bitung, sebab peristiwa terjadi di ‘dalam’ wahan Rumah Hantu, tempat dimana seharusnya steril dari warga lainnya.

Baca Juga :  PWI Gelar Dialog Publik dan Diskusi Media: Soroti Terkait Transparansi CSR di Kota Bekasi

Nyata bahwa kejadian pencabulan terjadi di dalam wahana Rumah Hantu maka jelas bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara Pasar Malam.

Dengan demikian pihak terkait yaitu Kepolisian Minahasa Selatan diharapkan untuk menindaklanjuti dugaan pencabulan yang dialami oleh anak di bawah umur.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (04/08) malam. Bunga (15) bersama teman-temannya mengunjungi Pasar Malam yang berlokasi di Kelurahan Bitung Amurang untuk menikmati akhir pekan.

Baca Juga :  Mendiami Tanah Sejak 16 Tahun Silam, Buruh Harian Lepas dari Kabupaten Bogor Terima Sertipikat Tanah dari Menteri AHY

Pada malam itu bunga yaang duduk di kelas 9 di salah satu SMP di Amurang mengalami pencabulan yang dilakukan oleh oknum yang tidak dikenal di dalam wahana Rumah Hantu, dengan cara diremas dadanya.

Dengan kejadian tersebut orang tua korban kemudian membuat aduan di Polres Minahasa Selatan pada beberapa hari setelahnya.

Mirisnya, hingga saat ini wahana Rumah Hantu masih dioperasikan. (toar)

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset
‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR
ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi
Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu
PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media
PWI Pusat dan AFPI Gelar Workshop Jurnalistik Bahas Pindar, Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Publik
Bapenda Kota Bekasi Catat Realisasi PAD Rp2,065 Triliun, Sektor Kuliner dan PBB Mendominasi
‎LSM Forkorindo Soroti BPN Kota Bekasi Soal PTSL 2026 ‎

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:27 WIB

‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:16 WIB

‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:07 WIB

ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:05 WIB

PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media

Berita Terbaru