Pemkab Minsel Ditengarai Koleksi Puluhan Pejabat Berpotensi Jadi Tahanan Korupsi, Mirisnya Terjadi di Era Bupati FDW

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MINSEL, TelusurNews,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) ditengarai mengoleksi puluhan pejabat yang berpotensi menjadi tahanan korupsi.

Hal tersebut terungkap dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Minahasa Selatan terhadap lebih dari 20 pejabat di Pemkab Minsel. Semuanya diperiksa terkait dugaan penyelewengan anggaran negara.

“Telah menindaklanjuti dan saat ini masih berproses terkait dengan perintah bapak Presiden Republik Indonesia yaitu Program Asta Cita dari Presiden untuk melaksanakan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran negara di Kabupaten Minsel,” ujar Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Ahmad A.A. Pratama, S.Tr.K, SIK, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Kantor Sekretariat SMSI Kota Bekasi Dikunjungi Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto

Diantaranya ada 20 Pejabat (Pj) Hukum Tua (kumtua), yang nota bene sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 4 Kepala SKPD, serta 1 Camat. Kesemuanya berpotensi menjadi tersangka korupsi.

“Saat ini dalam sebulan kami telah mengundang dan mengklarifikasi sekitar 20 an orang pejabat di Kabupaten Minsel baik dari Kepala Desa dan Kadis di Kabupaten Minsel,” ungkap Kasat.

Foto: tampak depan Kantor Bupati Minsel

Tidak hanya itu, ada beberapa pejabat SKPD yang juga sudah diperiksa Polres Minsel terkait Dana Insentif Fiskal 2023 sebesar 19,3 miliar rupiah.

Baca Juga :  Pemkot Jaktim Sambut Baik Kehadiran SMSI Jaktim

Informasinya, nantinya akan bertambah beberapa pejabat yang akan diperiksa terkait kasus yang serupa.

Ini tentunya menjadi ‘preseden buruk’ bagi pemerintahan di Kabupaten Minsel, dimana kedepannya akan berpotensi munculnya pelaku-pelaku yang memiliki karakter yang sama dalam pemerintahan, berkaca dari apa yang sedang terjadi saat ini di Minahasa Selatan, dengan banyaknya pejabat Pemkab Minsel yang terindikasi melakukan praktek korupsi. Dan mirisnya ini terjadi di era pemerintahan Bupati Franky Donny Wongkar atau FDW. (toar)

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru

Ketenagakerjaan

‎Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026

Selasa, 29 Sep 2026 - 14:26 WIB