Pengurus PWI Bekasi Raya Audiensi dengan Kepala DKP Jawa Barat

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Pengurus PWI Bekasi Raya melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Hermansyah di Kantor Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Paljaya, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Kamis (30/1/25).

Kedatangan pengurus PWI Bekasi Raya, menurut Ketua Ade Muksin, untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pembangunan PPI Paljaya yang saat ini tengah viral.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin yang didampingi Wakil Ketua III Bidang Multimedia L Budiarto, Sekretaris Michael LL Lengkong dan Bendahara Nina Melani Paramadina beserta anggota lainnya mengatakan, dengan viralnya berita baik di media sosial maupun berita online membuat pihaknya berkeinginan beraudiensi dengan pihak DKP Jawa Barat.

Baca Juga :  Kepala Imigrasi Bekasi Serahkan Penghargaan untuk Pemerintah Kota Bekasi

“Alhamdulillah, kami bisa bertemu dan beraudiensi dengan Kepala DKP Jawa Barat dan jajaran agar mengetahui perkembangan pembangunan PPI Paljaya,” ujar Ade Muksin.

Kemudian, tambah Ade Muksin, pihaknya didampingi Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem (PPMC), Ahman Kurniawan langsung meninjau lokasi pembangunan alur laut yang disebut-sebut sebagai pagar laut dan lokasi pembangunan area PPI Paljaya.

Menurut Kepala DKP Jawa Barat Hermansyah, pagar laut yang ada di Tangerang berbeda dengan yang ada di Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya.

“Kalau di Tarumajaya adalah alur laut, untuk mempermudah nelayan melaut,” terang Hermansyah.

Dikatakan Hermansyah, di lokasi pembangunan PPI Paljaya, pihak PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) telah membangun sebanyak 50 kios untuk UMKM yang ada di sekitar area, infrastruktur jalan dan alur Pelabuhan atau alur laut.

Baca Juga :  Plt. Wali Kota dan Plt. Bupati Bekasi Siap Hadiri Konferensi PWI Bekasi

“Kita sudah merelokasi para pedagang ke kios kios baru yang telah dibangun oleh pihak PT TRPN,” ujarnya.

Sementara itu, ketika disinggung berapa investasi yang diperlukan untuk membangun PPI Paljaya, Kuasa Hukum PT TRPN Deolipa Yumara mengatakan, investasi yang dibutuhkan diatas Rp 1 triliun.

Sedangkan saat ini, Deolipa Yumara menambahkan, pihaknya sudah mengeluarkan investasi di atas Rp 200 miliar.

“Dengan kedatangan PWI Bekasi Raya, saya memohon doanya agar pembangunan PPI Paljaya berjalan dengan kondusif sambil berproses dan menunggu perizinan yang dikeluarkan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” imbuhnya. (*)

Berita Terkait

Satu Vote Anda Bisa Antar Arin Jadi Mpok Kota Bekasi 2026
PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal
Ketika Hukum Berjalan Bersama Harapan: Kisah PEPARPEDA Kota Bekasi dan Komitmen Mengawal Mimpi Atlet Disabilitas
‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset
‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR
ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi
Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu
PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Satu Vote Anda Bisa Antar Arin Jadi Mpok Kota Bekasi 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:08 WIB

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Ketika Hukum Berjalan Bersama Harapan: Kisah PEPARPEDA Kota Bekasi dan Komitmen Mengawal Mimpi Atlet Disabilitas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:27 WIB

‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:16 WIB

‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR

Berita Terbaru