Pemkot Bekasi Alokasikan Rp 5 Miliar Diklat ASN di Tahun 2024, Berikut Penjelasan BKPSDM

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah menggelar berbagai kursus singkat, pelatihan, serta pendidikan dan pelatihan (Diklat) sepanjang tahun 2024.

Total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp 5 miliar. Kepala BKPSDM Kota Bekasi, Hudi Wijayanto, melalui Sekretaris Badan Hendry Mayors, menyampaikan bahwa pelaksanaan Diklat ini bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah.

“Terkait dengan pelaksanaan Diklat, kami sudah bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintah. Seperti di Bandung dengan PPSDM Kemendagri, di Cimahi dengan BPSDM Provinsi Jawa Barat, di Jakarta dengan BPSDM DKI Jakarta, dan di Sumedang dengan BPSDM Regional,” ujar Hendry saat ditemui di Kantor BKPSDM Kota Bekasi, Rabu (26/2/2025).

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bekasi Bersama Perumda Tirta Patriot Luncurkan Spot Air Minum Keren

Tiga Jenis Program Diklat

Menurut Hendry, ada tiga jenis kegiatan utama dalam pelaksanaan Diklat ini.

1. Bimbingan Teknis (Bimtek)
Bimtek diberikan kepada pegawai yang membutuhkan pelatihan teknis. Pelaksanaannya dilakukan di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, dan DKI Jakarta dengan total anggaran Rp 2,3 miliar.

2. Diklat Kepemimpinan
Program ini ditujukan bagi ASN di berbagai jenjang kepemimpinan, yakni tingkat dua, tiga, dan empat, dengan pagu anggaran Rp 1,9 miliar.

Baca Juga :  Politisi Senior: Junaedi Ideal Jadi Pejabat (Pj) Walikota Bekasi

3. Diklat Fungsional
Diklat ini mencakup bidang tertentu, seperti keuangan, dengan anggaran sebesar Rp 831 juta.

Anggaran Tak Terserap Penuh

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKPSDM, Yanti, mengungkapkan bahwa tidak semua anggaran terserap sepenuhnya akibat keterbatasan waktu dan efisiensi dalam pelaksanaan program.

“Tidak semua anggaran terserap karena keterbatasan waktu dan ada efisiensi juga. Contohnya pelatihan pemadam kebakaran,” jelasnya.

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) telah mengikuti program pelatihan ini. Dengan adanya program ini, Pemkot Bekasi berharap dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Berita Terkait

Global Warming Makin Nyata, BPC HIPMI Kota Bekasi Serukan Aksi Nyata
Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi
RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM dengan Pelatihan Strategi Efektif Pengurusan Izin BPOM
Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap
PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:08 WIB

Global Warming Makin Nyata, BPC HIPMI Kota Bekasi Serukan Aksi Nyata

Senin, 27 Juli 2026 - 12:55 WIB

Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:49 WIB

Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:48 WIB

RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari

Berita Terbaru