Komisi A Apresiasi Pemprov DKI Kedepankan Penataan Program Adminduk

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang tidak menggelar operasi yustisi dan memilih mengedepankan program penataan administrasi kependudukan (Adminduk) dalam mengelola laju pertumbuhan penduduk pascamudik Lebaran 2025.

Inggard mengatakan, kebijakan tak menggelar operasi yustisi dinilai sudah tepat. Sehingga, ke depan database kependudukan merupakan tools vital dalam proses menentukan program dan kebijakan publik.

“Pembangunan serta program di Jakarta secara langsung maupun tidak langsung akan selalu berdampak serta dirasakan provinsi dan kota lainnya di Indonesia,” ujar Inggard, Senin (24/3).

Inggard mengatakan, Jakarta akan menjadi kota pilihan bagi para imigran dengan berbagai kepentingan. Ia pun mengingatkan apabila pendataan kependudukan tidak tepat, maka disparitas akan semakin tinggi dan masalah sosial lain juga sulit diselesaikan.

Kepala Lembaga Demografi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), I Dewa Gede Karma Wisana mengungkapkan, meskipun angka migrasi keluar dari Jakarta lebih tinggi dibandingkan dengan migrasi masuk, ada kecenderungan migrasi masuk ke Jakarta warga dengan berpendidikan rendah (SMP ke bawah). Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Jakarta dalam menuju kota global.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Kenang Ferry Mursyidan Baldan Sosok yang Konsisten Menjaga Idealisme

“Mereka yang migrasi ke Jakarta berharap fasilitas bantuan sosial dari Pemerintah Daerah Jakarta. Kondisi seperti ini tentunya menjadi tidak baik atas postur APBD Jakarta yang semakin meningkat,” jelasnya.

Dewa melanjutkan, perlu ada regulasi yang menyaring migrasi masuk ke Jakarta, minimal warga berpendidikan SLTA dan telah ber-KTP Jakarta dan menetap selama 10 tahun untuk mendapatkan fasilitas bantuan sosial.

“Jakarta sampai hari ini masih menjadi tujuan migrasi dari penduduk di seluruh Indonesia,” kata dia. Dewa menilai, program penataan Adminduk yang dilakukan Dinas Dukcapil Jakarta sudah baik. Sehingga Pemprov DKI Jakarta harus konsisten dalam menjalankan program, terutama terkait dengan pemenuhan identitas kependudukan bagi seluruh penduduk, termasuk kelompok rentan agar memiliki jaminan perlindungan dan akses dokumen kependudukan.

Baca Juga :  Humas Pemkot Bekasi Minta Maaf ke PWI Bekasi Raya dan Wartawan

“Dalam peraturan disebutkan tiap penduduk wajib memiliki identitas kependudukan dan harus sesuai antara data dan domisili tempat tinggalnya,” katanya.

Menurut Dewa, permasalahan Jakarta tidak akan tuntas jika pengelolaan penduduk tidak dikelola dengan tepat sehingga akan merugikan banyak pihak.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Budi Awaluddin menegaskan, program penataan administrasi kependudukan yang tersosialisasikan pada 2023 dan dilaksanakan 2024 telah memberikan dampak luar biasa dalam sejarah kependudukan.

Arus balik usai Hari Raya Idulfitri 2024 mengalami penurunan sebesar 37,47 persen. Pada data kependudukan tercatatat tren warga keluar Jakarta pada 2024 sebanyak 395.298 jiwa atau mengalami lonjakan terhadap warga yang pindah keluar DKI Jakarta.

Berita Terkait

PWI Pusat dan AFPI Gelar Workshop Jurnalistik Bahas Pindar, Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Publik
Bapenda Kota Bekasi Catat Realisasi PAD Rp2,065 Triliun, Sektor Kuliner dan PBB Mendominasi
‎LSM Forkorindo Soroti BPN Kota Bekasi Soal PTSL 2026 ‎
‎Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional Kota Bekasi: Hadirkan Edukasi Interaktif hingga Apresiasi dari Wali Kota
PWI Bekasi Raya Sambut Kapolres Baru, Harapkan Kemitraan Polri – Pers Tanpa Sekat
Sertijab Kapolres Metro Bekasi Kota: Pokja Wartawan Siap Perkuat Sinergi Bersama Kombes Putu Kholis
HUT ke-10 Bank Banten, Ketua DPRD Lebak Berharap Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah
PWI Bekasi Raya Matangkan Program Strategis 2026, Sejumlah Kegiatan hingga Dialog Publik Interaktif

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:31 WIB

PWI Pusat dan AFPI Gelar Workshop Jurnalistik Bahas Pindar, Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Bapenda Kota Bekasi Catat Realisasi PAD Rp2,065 Triliun, Sektor Kuliner dan PBB Mendominasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:09 WIB

‎LSM Forkorindo Soroti BPN Kota Bekasi Soal PTSL 2026 ‎

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:15 WIB

‎Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional Kota Bekasi: Hadirkan Edukasi Interaktif hingga Apresiasi dari Wali Kota

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:08 WIB

PWI Bekasi Raya Sambut Kapolres Baru, Harapkan Kemitraan Polri – Pers Tanpa Sekat

Berita Terbaru