Kepala Puskesmas di Kecamatan Bantar Gebang Ikuti Zoom Meeting Serentak Bahas Percepatan Penanganan Stunting

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kepala Puskesmas (Kapus) se-Kota Bekasi mengikuti Zoom Meeting serentak dalam rangka percepatan penurunan angka stunting, Kamis (24/4/2025) siang.

Kegiatan ini dilangsungkan secara daring dengan titik fokus utama di Kecamatan Bekasi Barat, sementara kecamatan lain, termasuk Bantar Gebang, mengikuti dari wilayah masing-masing.

Khusus di Kecamatan Bantar Gebang, Zoom Meeting digelar di Aula Kantor Kecamatan dan dihadiri Kapus Bantar Gebang, dr. Arnya Andriani, bersama Kapus lainnya beserta unsur kelurahan.

Baca Juga :  Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Sambangi Ketum SMSI Pusat

“Ini merupakan upaya sinergis antar lintas sektor untuk percepatan penanganan stunting di Kota Bekasi,” ujar dr. Arnya kepada media usai kegiatan.

Ia menjelaskan, setiap Puskesmas sudah memiliki data anak-anak yang terindikasi stunting hasil dari pemeriksaan di masing-masing wilayah.

Anak-anak tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Tipe D untuk ditangani lebih lanjut oleh dokter spesialis anak.

“Mereka kemudian diberi resep pengobatan sesuai kondisi kesehatannya,” tambahnya.

Baca Juga :  Perjalanan Dinas ke Boltim, Kapolda Sulut Mampir di Koramil 1302-11/Ratahan Bersama Rombongan

Di Kecamatan Bantar Gebang sendiri, tercatat ada 10 anak stunting yang hadir langsung saat kegiatan berlangsung.

“Kita kumpulkan semua pihak agar sama-sama menurunkan angka stunting. Ini bukan hanya tugas orang kesehatan, tapi tanggung jawab bersama,” tegas dr. Arnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari unsur pemerintah kecamatan.

“Camat Bantar Gebang sangat mendukung, seluruh lurah dan jajaran bekerja sama demi menurunkan angka stunting di wilayah ini,” tutupnya.

Penulis : Agus Ridwan

Editor : M. Lengkong

Berita Terkait

Satu Vote Anda Bisa Antar Arin Jadi Mpok Kota Bekasi 2026
PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal
Ketika Hukum Berjalan Bersama Harapan: Kisah PEPARPEDA Kota Bekasi dan Komitmen Mengawal Mimpi Atlet Disabilitas
‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset
‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR
ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi
Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu
PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Satu Vote Anda Bisa Antar Arin Jadi Mpok Kota Bekasi 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:08 WIB

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Ketika Hukum Berjalan Bersama Harapan: Kisah PEPARPEDA Kota Bekasi dan Komitmen Mengawal Mimpi Atlet Disabilitas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:27 WIB

‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:16 WIB

‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR

Berita Terbaru