PWI Bekasi Raya Terima Permintaan Maaf Oknum Guru Terkait Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menyampaikan bahwa oknum guru berinisial R, yang sebelumnya diduga telah melecehkan profesi wartawan melalui pesan suara yang viral di media sosial, telah datang langsung ke Sekretariat PWI Bekasi Raya pada Sabtu (25/5/2025) untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Kedatangan guru dari SMP Swasta Al-Wathoniyah itu diterima langsung oleh Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., didampingi sejumlah pengurus dan dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai media.

Dalam pertemuan tersebut, R mengakui kekeliruan ucapannya, menyatakan tidak memiliki maksud merendahkan profesi wartawan, serta menyampaikan penyesalan secara terbuka atas kegaduhan yang timbul di tengah masyarakat. Permintaan maaf tersebut juga dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai.

Baca Juga :  Pemberian Penghargaan Kepada Personil Berprestasi oleh Kapolres Bitung

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh insan pers, khususnya PWI Bekasi Raya. Ucapan saya dalam pesan suara itu tidak mewakili institusi manapun, dan saya menyadari bahwa kata-kata saya telah melukai banyak pihak,” ujar R di hadapan puluhan wartawan dan anggota PWI.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menghargai sikap terbuka dan itikad baik dari yang bersangkutan. Namun, ia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak, khususnya kalangan pendidik, mengenai pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.

Baca Juga :  Resmi Diluncurkan, Presiden Prabowo: Pendidikan Kunci Kebangkitan 

“Kami menerima permintaan maaf ini dengan lapang dada. Tapi kami juga berharap tidak ada lagi pernyataan-pernyataan yang merendahkan profesi apapun. Wartawan dan guru adalah dua pilar penting dalam mencerdaskan masyarakat,” ungkapnya.

PWI Bekasi Raya juga menyerukan kepada pihak sekolah serta instansi terkait untuk melakukan pembinaan dan evaluasi internal guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal hak-hak wartawan dari segala bentuk pelecehan, intimidasi, maupun diskriminasi, serta memperkuat literasi publik mengenai pentingnya kebebasan pers yang profesional dan bertanggung jawab. ***

Berita Terkait

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru