PWI Bekasi Raya Terima Permintaan Maaf Oknum Guru Terkait Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menyampaikan bahwa oknum guru berinisial R, yang sebelumnya diduga telah melecehkan profesi wartawan melalui pesan suara yang viral di media sosial, telah datang langsung ke Sekretariat PWI Bekasi Raya pada Sabtu (25/5/2025) untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Kedatangan guru dari SMP Swasta Al-Wathoniyah itu diterima langsung oleh Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., didampingi sejumlah pengurus dan dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai media.

Dalam pertemuan tersebut, R mengakui kekeliruan ucapannya, menyatakan tidak memiliki maksud merendahkan profesi wartawan, serta menyampaikan penyesalan secara terbuka atas kegaduhan yang timbul di tengah masyarakat. Permintaan maaf tersebut juga dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai.

Baca Juga :  Korem 174/ATW Ikut Penanaman Pohon Secara Serentak Dan Peringatan Hari Air Dunia Ke-30 Tahun 2022

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh insan pers, khususnya PWI Bekasi Raya. Ucapan saya dalam pesan suara itu tidak mewakili institusi manapun, dan saya menyadari bahwa kata-kata saya telah melukai banyak pihak,” ujar R di hadapan puluhan wartawan dan anggota PWI.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menghargai sikap terbuka dan itikad baik dari yang bersangkutan. Namun, ia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak, khususnya kalangan pendidik, mengenai pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.

Baca Juga :  Pulau Ilik Mutiara Madina Butuh Polesan Pembangunan

“Kami menerima permintaan maaf ini dengan lapang dada. Tapi kami juga berharap tidak ada lagi pernyataan-pernyataan yang merendahkan profesi apapun. Wartawan dan guru adalah dua pilar penting dalam mencerdaskan masyarakat,” ungkapnya.

PWI Bekasi Raya juga menyerukan kepada pihak sekolah serta instansi terkait untuk melakukan pembinaan dan evaluasi internal guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal hak-hak wartawan dari segala bentuk pelecehan, intimidasi, maupun diskriminasi, serta memperkuat literasi publik mengenai pentingnya kebebasan pers yang profesional dan bertanggung jawab. ***

Berita Terkait

PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara
‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik
DLH Kota Bekasi Respons Cepat Pengduan Bau Limbah Sisa Makanan di Sumurbatu
Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN
PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:15 WIB

PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:01 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:47 WIB

‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:46 WIB

‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

Berita Terbaru