Diduga Ingin Bermain HOK, Warga Desa Pinapalangkow Keluhkan Tak Dilibatkan Dalam Proyek Dana Desa: Minta Bupati Evaluasi PJ Kumtua

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: plang proyek DD Pinapalangkow

Foto: plang proyek DD Pinapalangkow

MINSEL, Telusur News,- Warga Desa Pinapalangkow Kecamatan Suluun Tareran (Sultar), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengeluhkan Pembangunan Jalan yang tidak melibatkan warga.

Pasalnya, proyek pembuatan Jalan Kowal-Manggustang di Desa Pinapalangkow disinyalir hanya dikerjakan oleh para perangkat desa (Prades). Padahal banyak warga desa yang sangat membutuhkan pekerjaan untuk penghasilan.

“Bayangkan yang kerja cuma perangkat. Banyak warga mengeluh karena butuh kerja,” ungkap salah satu warga yang tak ingin namanya disebut, Minggu (07/09/2025).

Ditengarai, banyak kebijakan Pemerintah Desa (Pemdes) dalam hal ini Hukum Tua (Kumtua) Deddy Tangkulung yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Warga menduga ada upaya untuk memainkan honor ‘HOK’ oleh pihak Pemdes. Sebab tidak satupun dari warga yang diikutsertakan dalam proyek Dana Desa (DD) 2025 yang bernilai Rp 265.381.000, atau terbilang (dua ratus enam puluh lima juta tiga ratus delapan puluh satu ribu rupiah).

Baca Juga :  SMSI Jaktim Gandeng Kasuban Kesbangpol JT Turun Tangan Peduli Korban Gempa Cianjur

Deddy Tangkulung sendiri diketahui hanya sebagai Pejabat (PJ) Kumtua yang diberikan kepercayaan untuk membantu jalannya pemerintahan di Desa Pinapalangkow.

Warga kemudian meminta pihak terkait yaitu Inspektorat Kabupaten Minsel untuk memeriksa dugaan penyalahgunaan wewenang dan dugaan upaya penyalahgunaan anggaran.

Tidak hanya itu, masyarakat juga meminta agar Inspektorat menindaklanjuti dengan jelas dan transparan dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa Pinapalangkow 2021-2024 yang sebelumnya sudah bergulir pemeriksaan di Inspektorat Minsel.

Jika terbukti ada indikasi penyalahgunaan wewenang dan penyalahgunaan anggaran, warga meminta Bupati Minsel Franky Donny Wongkar untuk mengevaluasi PJ Kumtua yang juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Minsel.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bekasi Hadir di Coffee Morning Dandim 0507/Bekasi Bersama Insan Pers

Pj Hukum Tua Deddy Tangkulung ketika dihubungi wartawan Senin (08/09), membantah hal tersebut. Ia mengatakan bahwa Pemdes Pinapalangkow nantinya akan menyertakan warga untuk pekerjaan di DD Tahap II.

“Pekerjaan jalan ini torang awali dengan tanggul pengaman jalan, karna DD yang cair belum samua. Memang ada banyak yang so bilang mo kerja cuma kita sampaikan nanti kalau cair DD Tahap II. Di rabat beton yang perlu banyak tenaga, jadi di rabat beton baru torang libatkan banyak masyarakat,” ujarnya.

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru