Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Tri Adhianto Ajak Lestarikan Budaya

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Tahun 2026 Kecamatan Mustika Jaya berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang digelar selama dua hari, mulai Sabtu 18 April hingga Minggu 19 April 2026, menjadi ajang pelestarian seni budaya lokal yang melibatkan seluruh kelurahan di wilayah Mustika Jaya.

Berbagai pertunjukan seni khas ditampilkan dalam festival ini, dengan dominasi budaya Betawi yang kental. Mulai dari pawai ondel-ondel, penampilan dondang, hingga adu bedug yang menjadi daya tarik utama. Masyarakat tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, terutama pada puncak kegiatan yang digelar pada Minggu (19/4), yang dihadiri kurang lebih 12.000 warga dari Mustika Jaya dan sekitarnya.

Baca Juga :  Pj Gani Bersama Forkopimda, Bawaslu Kota Bekasi Lakukan Penertiban APK Saat Masa Tenang

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turut hadir dalam acara puncak dan menyampaikan apresiasinya terhadap semangat masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. Ia menilai festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan warga.

“Festival ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih mencintai dan menjaga budaya lokal. Ini adalah kekuatan kita dalam membangun kebersamaan dan identitas daerah,” ujar Tri.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu terus didukung dan dikembangkan agar generasi muda dapat mengenal serta mencintai budaya daerahnya sendiri.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN Bekerjasama dengan Polda Sultra Gebuk Mafia Tanah, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp306,4 Miliar

“Kita ingin generasi muda tidak melupakan budaya lokal. Melalui kegiatan seperti ini, mereka bisa belajar, mengenal, dan bangga dengan warisan budaya yang kita miliki,” tambahnya.

Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 ini menjadi salah satu agenda budaya yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Pemerintah Kota Bekasi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan semakin berkembang, sehingga mampu menjadi identitas budaya yang membanggakan serta menarik perhatian masyarakat luas. (*)

Berita Terkait

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus
Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan
Sidang Praperadilan Kedua di PN Bekasi: Pemohon Uji Sahnya SP2 Lid Polres Metro Bekasi Kota
Wali Kota Bekasi Apresiasi HUT ke-51 PSM Kota Bekasi, Ajak Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:49 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:55 WIB

Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:54 WIB

Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:30 WIB

‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Berita Terbaru