Terima Pengurus Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Wujudkan Kedaulatan Pangan

- Jurnalis

Jumat, 21 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengajak berbagai perusahaan untuk senantiasa memperhatikan nilai gizi dalam setiap catering makanan yang diberikan untuk para pekerjanya. Sebagaimana diungkapkan Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI), masih banyak perusahaan yang mengajukan biaya catering makan per orang dibawah Rp 10 ribu. Nilai tersebut masih jauh dari standar ideal Rp 20 ribu.

“Dasar hukum pemenuhan gizi dalam penyelenggaraan makan bagi tenaga kerja sudah diatur dalam berbagai ketentuan. Antara lain, UU No. 1/1970 tentang Keselamatan Kerja, PMP No. 7/1964 tentang Syarat Kesehatan, Kebersihan dan Penerangan dalam Tempat Kerja, Surat Edaran (SE) Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. SE 01/MEN/1979 tentang Pengadaan Kantin dan Ruang Makan, serta SE Dirjen Binwasnaker No. 86/1989 tentang Perusahaan Katering Pengelola Makanan Bagi Tenaga Kerja. Dengan memenuhi standar gizi, pada dasarnya perusahaan jugalah yang akan diuntungkan, karena pekerja bisa nyaman bekerja dan terjamin kesehatannya,” ujar Bamsoet usai menerima pengurus PPJI, di Jakarta, Jumat (21/7/23).

Pengurus PPJI yang hadir antara lain Ketua Umum Iden Gobel dan Bendahara Umum Nerva. Hadir pula Ketua PPJI DKI Jakarta Sitijumiadini, Sekertaris Umum PPJI DKI Jakarta Sonny, Bendahara PPJI DKI Jakarta Ika Erika, Ketua DPC PPJI Jakarta Timur Musli, serta Ketua Panitia PPJI Expo 2023 Mohamad Suradji.

Baca Juga :  Di Lampung, Muzani Bicara Kehendak Prabowo Memberantas Kemiskinan Ekstrim di Indonesia

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini juga mendukung rencana penyelenggaraan PPJI Expo 2023 yang akan diselenggarakan PPJI DKI Jakarta pada 16-17 September 2023 di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta. Diikuti puluhan pelaku usaha dari mulai catering, dekorasi, hingga perias. Membangkitkan kembali industri Jasa Boga yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Memiliki jumlah anggota mencapai 5 ribu perusahaan dari skala UMKM hingga besar, kehadiran PPJI telah membantu menggerakan perekonomian nasional. Data Kementerian Perindustrian mencatat, pada tahun 2022, PDB industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 4.90 persen dengan kontribusi sebesar 38.35 persen. Terbesar terhadap PDB industri pengolahan non-migas. Penyerapan tenaga kerjanya pun sangat besar, di tahun 2020 saja mencapai 3,75 persen atau hampir 5 juta penduduk Indonesia. Menunjukan peran strategis sektor tata boga dalam perekonomian,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Sebulan Dibentuk, Satgas TPPO Polri Sikat 714 Tersangka

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, usaha Presiden Joko Widodo mewujudkan kedaulatan pangan di berbagai sektor, selain untuk menjamin ketersediaan pangan dari dalam negeri pada akhirnya juga bisa membantu perkembangan industri makanan dan minuman. Karena berbagai bahan pokok kebutuhan industri makanan dan minuman bisa stabil, lantaran di produksi di dalam negeri.

“Sebagai negara yang memiliki kualitas lahan subur, Indonesia memiliki kewajiban moral tidak hanya menjadi lumbung pangan nasional. Melainkan juga harus menjadi lumbung pangan dunia. Melalui UU No.41/2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, negara telah menjamin hak atas pangan sebagai hak asasi setiap warga negara. Presiden Joko Widodo sejak tahun 2020 telah melaksanakan pengembangan lumbung pangan (food estate), melalui Perpres No.109/2020 tentang Perubahan Perpres No.3/2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional, yang didalamnya terdapat pengembangan food estate di Kalimantan Tengah,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan
PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang
Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat
Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada
‎Realisasi Investasi Kota Bekasi Triwulan I 2026 Tembus Rp5,3 Triliun, Sektor Industri Diantaranya
Wali Kota Tri Adhianto Tunggu Transisi Kadis Kominfo Tuntas, HPN Bekasi Raya 2026 Diundur
PWI Bekasi Raya Tegaskan Kebebasan Pers Pilar Demokrasi, Momentum Hari Pers Sedunia 3 Mei

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:21 WIB

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:06 WIB

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:43 WIB

‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:29 WIB

Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:22 WIB

Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada

Berita Terbaru