Ketua MPR RI Bamsoet: Rapat Gabungan Pimpinan MPR dengan Pimpinan Fraksi dan Kelompok DPD Sepakati Rancangan PPHN Dibawa Ke Sidang Paripurna MPR

- Jurnalis

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuturkan Rapat Gabungan Pimpinan MPR dengan Pimpinan Fraksi dan Kelompok DPD menyepakati untuk membawa Rancangan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) yang sudah disiapkan oleh Badang Pengkajian MPR dan Komisi Kajian Ketatanegaraan, untuk diambil keputusan dalam Sidang Paripurna MPR RI yang direncanakan diselenggarakan pada 27 September 2024. PPHN akan menjadi salah satu legacy dari MPR RI periode 2019-2024, sehingga MPR RI periode 2024-2029 hanya tinggal memilih bentuk hukumnya.

Ada tiga pilihan bentuk hukum PPHN. Pertama, diatur dalam UUD NRI Tahun 1945. Kedua, diatur melalui Ketetapan MPR. Ketiga, diatur melalui undang-undang. Pilihan mana yang akan diambil, akan diserahkan kepada MPR RI periode 2024-2029.

“Jika bisa diselesaikan di awal tahun masa jabatan MPR RI 2024-2029, maka pada tahun 2025 atau setidaknya 2026, Indonesia sudah memiliki PPHN yang memiliki kekuatan hukum sebagai road map pembangunan bangsa. Memastikan pembangunan bangsa berkelanjutan dan berkesinambungan,” ujar Bamsoet usai memimpin Rapat Gabungan Pimpinan MPR dengan Pimpinan Fraksi dan Kelompok DPD, di Komplek Parlemen Jakarta, Kamis (30/5/24).

Hadir para pimpinan MPR RI Ahmad Basarah, Lestari Moerdijat, Hidayat Nur Wahid, Amir Uskara, dan Fadel Muhammad. Hadir pula para pimpinan Fraksi dan Kelompok DPD antara lain, Ketua Fraksi Partai Golkar Idris Laena, Ketua Fraksi Partai Demokrat Benny K. Harman, Ketua Fraksi PKS Tifatul Sembiring, Ketua Kelompok DPD M. Syukur, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin, Sekretaris Fraksi Partai Golkar Ferdiansyah, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Elnino M. Husein, Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Syarief Abdullah, Sekretaris Fraksi PKB Neng Eem Marhamah, Sekretaris Fraksi PAN Ahmad Rizki Sadig, Sekretaris Fraksi PPP Muhammad Iqbal, Bendahara Fraksi Partai Nasdem Fadholi, dan Bendahara Fraksi Partai Demokrat Aliyah Mustika.

Baca Juga :  Frits Saikat: Toko Daftar G Masih Marak, Pemkot Bekasi dan Polres Harus Tegas

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, selain PPHN, MPR periode ini juga akan berusaha meninggalkan legacy berupa naskah akademik RUU MPR, Perubahan Tata Tertib MPR, dan Pembentukan Badan Kehormatan MPR. Untuk itu, Fraksi dan Kelompok DPD akan memperdalam kembali berbagai naskah akademik RUU Tentang MPR RI, rancangan Perubahan Tata Tertib MPR, dan konsep Pembentukan Badan Kehormatan MPR yang telah disiapkan oleh Badan Pengkajian MPR RI.

“Setelah diperdalam oleh para fraksi dan kelompok DPD, kemudian akan dibahas kembali dalam rapat gabungan yang akan dilakukan pada awal Juli 2024 dan pertengahan Agustus 2024, selanjutnya dibawa dalam Sidang Paripurna MPR RI Akhir Masa Jabatan akhir September 2024 sebagai bagian dari legacy yang ditinggalkan MPR RI periode 2019-2024,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Gelar Wayang Kulit Lakon Wahyu Cakraningrat, Kapolri: Sinergisitas TNI, Polri, Rakyat Makin Kuat

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI (Ormas Pendiri Partai Golkar) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, pimpinan MPR sedang melakukan silaturahmi kebangsaan ke berbagai mantan presiden dan wakil presiden Indonesia sekaligus kepada para ketua umum partai politik. Selain untuk memastikan kondusifitas bangsa tetap sejuk pasca Pemilu 2024, juga untuk memperlancar berbagai proses legacy yang akan ditinggalkan oleh MPR periode 2019-2024.

“Pimpinan MPR sudah bertemu Presiden ke-6 RI SBY, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, dan Wakil Presiden RI ke-11 Boediono. Pada prinsipnya beliau-beliau juga memandang penting kehadiran PPHN, sehingga pembangunan bangsa bisa terarah, terukur, dan terjaga. Pada awal Juni nanti, pimpinan MPR juga akan diterima oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, untuk membahas hal serupa sekaligus membahas berbagai persoalan kebangsaan lainnya. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama para ketua umum partai politik lainnya juga dapat menerima pimpinan MPR,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

Buntut Penggerebekan di Bekasi, Ketum LAKI Pertanyakan Komitmen Karantina Bandara Soetta Terkait WNA DPO
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Plh. Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Nilai Persatuan Bangsa
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
Wali Kota Bekasi Kirim Ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H untuk Warga Kota Bekasi
PLN UID Jabar Siagakan 4.993 Personel dan Layanan Digital 24 Jam Selama Idul Adha dan Waisak 2026
‎Inspeksi Disdagperin Kota Bekasi Jelang Idul Adha ‎
Ali Akbar, Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:52 WIB

Buntut Penggerebekan di Bekasi, Ketum LAKI Pertanyakan Komitmen Karantina Bandara Soetta Terkait WNA DPO

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:30 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:25 WIB

Plh. Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Nilai Persatuan Bangsa

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:36 WIB

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:02 WIB

Wali Kota Bekasi Kirim Ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H untuk Warga Kota Bekasi

Berita Terbaru

Berita

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:36 WIB