Efektivitas Anggaran Rp 1,3 Miliar untuk Buku Gambar dan Crayon di Bidang PAUD Disdik Kota Bekasi?

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk pengadaan buku gambar dan crayon bagi siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) pada tahun 2024. Program ini menyasar 10.260 siswa dari 324 lembaga pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim, melalui Kepala Bidang PAUD, Epi Hanafi, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan permohonan proposal dari masing-masing lembaga pendidikan.

“Kegiatan ini berupa pemberian buku gambar dan crayon yang disalurkan kepada 324 lembaga dengan total 10.260 siswa penerima manfaat,” ujar Epi Hanafi (14/02) di ruang kerjanya.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Hadiri Hari Pers Nasional 2025 di Riau

Namun, program ini memunculkan pertanyaan di sejumlah kalangan masyarakat terkait efektivitas penggunaan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk pembelian alat gambar.

Seberapa besar dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan PAUD dan TK? Apakah kebutuhan utama pendidikan anak usia dini di Kota Bekasi sudah terpenuhi, atau justru ada hal yang lebih mendesak seperti peningkatan sarana belajar, pelatihan guru, atau perbaikan fasilitas sekolah?

Tak hanya itu, Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana melanjutkan program serupa pada tahun 2025, meskipun dengan jumlah penerima manfaat yang lebih sedikit, yakni 7.700 siswa calon penerima.

“Di tahun 2025, penyaluran akan dilakukan untuk sekitar 7.700 siswa. Untuk tahun 2025 kita akan verifikasi dulu sesuai proposal yang kita terima,” tambah Epi Hanafi.

Baca Juga :  Siaran TV Analog Dimatikan, Warga Pertanyakan Bantuan Set Top Box

Menurutnya, kegiatan tersebut mengacu pada permendikbud No 32 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan.

Kebijakan ini tentu perlu dikaji lebih dalam. Apakah anggaran miliaran rupiah ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan Kota Bekasi? Atau justru ada skema lain yang lebih tepat guna dalam mendukung perkembangan anak usia dini? Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan yang lebih prioritas.

Berita Terkait

‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP
Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:17 WIB

‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Berita Terbaru