Abaikan Teguran Kepolisian, Pengelola SPBU Amurang ‘Pandang Enteng’ Tetap ‘Ngetap’ Jerigen BBM

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: tangkapan layar dari video amatir warga yang merekam aktivitas 'ngetap' di SPBU Amurang, Minsel

Foto: tangkapan layar dari video amatir warga yang merekam aktivitas 'ngetap' di SPBU Amurang, Minsel

MINSEL, Telusur News,- SPBU Amurang makin menjadi-jadi. Makin banyak antrian jerigen Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terpantau ‘ngetap’ di SPBU tersebut.

Sebelumnya, pihak pengelola SPBU Amurang berkilah bahwa antrian jerigen tersebut milik para nelayan yang nantinya akan digunakan untuk keperluan melaut.

Pengelola pun beralasan bahwa para nelayan telah mengantongi surat izin dari dinas terkait. Padahal, itu semata-mata hanya untuk mengelabuhi Aparat Penegak Hukum (APH).

Sebelumnya, pihak Kepolisian Minahasa Selatan (Minsel) pernah melakukan penyegelan (police line) terhadap salah satu unit nosel di SPBU Amurang. Bahkan ada yang sempat diproses hukum.

Namun, bak Kebal Hukum, pengelola SPBU Amurang masih saja melancarkan aksinya dan mengabaikan teguran Kepolisian. Terpantau masih menerima ‘ngetap’ BBM tanpa izin yang jelas.

Baca Juga :  Hadiri Konferensi PWI Papua Barat, Pangdam Kasuari : Wartawan Adalah Salah Satu Agen Perubahan

Hal tersebut tentunya bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satu pengelola atau penanggung jawab SPBU Amurang dengan inisial C atau Ca ketika dihubungi melalui nomor pribadi aplikasi pesan singkat WhatsApp miliknya, tidak merespon.

Ca diketahui bertanggung jawab atas seluruh operasional di SPBU Amurang. Ia disinyalir bertanggung jawab pun atas antrian jerigen di nosel SPBU.

“Raja tap di Amurang, di SPBU Amurang,” ujar salah satu warga yang merekam aktivitas ‘ngetap’ di SPBU Amurang, Kamis (10/07/2025).

Diketahui, aktivitas ‘ngetap’ di SPBU Amurang sudah kerap di-viralkan oleh warga. Namun, seakan tak takut hukuman, pengelola tetap terus melancarkan aksinya.

Baca Juga :  Tasyakuran HUT ke-3 GERAK BS, Bamsoet Gelar Donor Darah dan Santunan Anak Yatim

Beberapa hari lalu, salah satu warga merekam aktivitas ‘ngetap’ dan memviralkannya di media sosial.

Dalam rekaman video amatir warga tersebut terpantau banyak jerigen yang mengantri untuk ‘ngetap’. Kuat dugaan pengelola sengaja membuka peluang untuk bisnis ‘ngetap’ BBM di SPBU Amurang. Padahal Polisi sudah sering memberikan teguran dan peringatan, bahkan sudah kerap melakukan razia di lokasi tersebut, namun pengelola tetap membandel.

Warga kemudian berharap penuh ada penindakan Polisi terhadap SPBU tersebut. Sebab warga yakin pihak Kepolisian sangat profesional menjalankan tugas.

“Kami berharap Polisi segera melakukan penindakan kembali, karena SPBU ini sudah sangat meresahkan. Kami yakin Kepolisian profesional dan sangat tegas,” ujar warga yang tidak ingin namanya dipublikasikan.

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
Tegaskan Kedisiplinan dan Kesehatan ASN, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Minta Pegawai Berikan Performa Maksimal
Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Wawali Harris Bobihoe: Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi
RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM dengan Pelatihan Strategi Efektif Pengurusan Izin BPOM
Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WIB

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:29 WIB

Tegaskan Kedisiplinan dan Kesehatan ASN, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Minta Pegawai Berikan Performa Maksimal

Senin, 27 Juli 2026 - 12:55 WIB

Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:48 WIB

RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari

Berita Terbaru