Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan: Tidak Akan Ada Penghapusan TKK Pemkot Bekasi

- Jurnalis

Senin, 26 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-Bekasi Kota-

 

Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjungan, Nuryadi Darmawan menegaskan bahwa tidak akan ada penghapusan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di Pemerintahan Daerah Kota Bekasi.

 

Hal itu menyusul dengan adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam melaksanakan program prioritas Nasional Pusat Perencanaan Kebutuhan ASN lewat penyusunan standar kebutuhan berdasarkan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja (Anjab ABK). Unit Pusat Perencanaan Kebutuhan ASN BKN melakukan verifikasi dan validasi atas usul kebutuhan Pegawai ASN di lingkup Instansi Pemerintah Daerah.

 

“Teman-teman TKK jangan panik, kerja saja dengan senyaman mungkin dan disiplin. Ketika saya berkomunikasi dengan Pak PLT Wali Kota beliau menegaskan tidak akan ada TKK yang di pecat (Dihapus), lain cerita kalau dia (TKK) berbuat salah atau indisiplioner. Jadi, jangankan TKK, Pegawai Negeri Sipil (PNS) kita saja masih kurang dengan jumlah penduduk Kota Bekasi yang kurang lebih saat ini mencapai 2,7 juta lebih. Kalau TKK dihapus pelayanan publik pastinya terganggu,” tegas Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi tersebut, Senin (26/9/2022).

Baca Juga :  Kunjungi Mal di Pekanbaru, Presiden dan Para Menteri Belanja Produk Lokal Indonesia

 

Selain itu, sambung Wakil Rakyat 3 Periode ini, Komisi I DPRD Kota Bekasi juga sudah berkomunikasi dengan KEMENPAN-RB dan Gubernur Jawa Barat serta Pak Tri Adhianto yang saat ini sebagai Kepala Daerah.

 

“Saya pastikan tidak akan ada penghapusan TKK dan hal ini sudah kita sepakati dengan Kepala Daerah Pemerintah Kota Bekasi. Jadi, jangan ada opini-opini yang berdampak membuat suasana kebatinan mereka jadi terganggu, galau, cemas. Mereka diangkat oleh siapa, Menpan-RB? Tidak, tapi Walikota dan yang gaji APBD. Wong APBD kita cukup kok buat menggaji teman-teman TKK. Selama kemampuan Daerah itu cukup, kita akan tetap memerlukan mereka untuk bekerja secara maksimal dalam menjalankan Roda Kepemerintahan Daerah,” terang Nung.

Baca Juga :  Dandim 0507/Bekasi Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media

 

Dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bekasi, sambung Nung, kita sudah berkomunikasi untuk memberdayakan para TKK dan hal itu disesuaikan dengan kemampuan, SDMnya, skillnya mereka masing-masing sehingga tidak bingung nantinya dalam menerapkan SOP.

 

“Jadi, apa yang mereka lakukan dilapangan dalam menjalankan pelayanan publik harus terintegrasi. Yang pasti saya menjamin tidak akan ada penghapusan atau pemecatan atau pemberhentian. Saran saya untuk teman-teman TKK, kembali semangat, kembali menjalankan tugasnya masing-masing, enjoy saja namun tetap Bertanggungjawab terhadap Pemerintah Daerah dan bertanggungjawab kepada masyarakat karena mereka digaji oleh Pemerintah Daerah untuk melayani masyarakat,” imbuh Nung mengakhiri.(Red)

Berita Terkait

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus
Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan
Sidang Praperadilan Kedua di PN Bekasi: Pemohon Uji Sahnya SP2 Lid Polres Metro Bekasi Kota
Wali Kota Bekasi Apresiasi HUT ke-51 PSM Kota Bekasi, Ajak Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:49 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:55 WIB

Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:54 WIB

Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:30 WIB

‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Berita Terbaru