oleh

Terkait PAD 2022 Lebak, Asisten Daerah II Ajis Suhendi: Kita Upayakan

LEBAK – Akibat pandemi covid-19 pemerintah kabupaten (Pemkab) Lebak mengaku sangat terdampak dengan menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), meskipun dirinya belum menerima laporan pasti dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kalau terdampak sudah pasti, tapi secara umum dan detailnya saya belum menerima dari masing-masing OPD. Nanti saya minta datanya dulu untuk lebih jelasnya,” kata Asisten Daerah II Ajis Suhendi saat berbincang dengan tim Media, Jum’at (24/6/22).

Menurutnya, untuk tahun 2020 angka pencapaian PAD masih relatif bagus. Namun, di tahun 2021 ada beberapa sektor seperti dinas pariwisata, pasar sangat terdampak langsung.

“Paska pandemi ini kita berusaha mencari keseimbangan dari berbagai sektor, dari tahun 2022 sampai sekarang ini. Alhamdulillah, tidak ada yang rekopusing, mudah-mudahan kedepannya juga tidak ada rekopusing.

“Itu kuncinya di pengendalian covidnya, jadi klo pengendaliannya terkendali relatif porsi anggaran bisa kita alokasikan ke sektor-sektor lain, karena selama ini kan fokusnya ke penanganan-penanganan covid,” jelasnya.

Kendati demikian, kata Ajis untuk target PAD di bidang infrastruktur dirinya tidak dapat berjanji banyak. Namun, dapat diupayakan.

“Kita upayakan, kita mulai dengan pembukaan dua ruas jalan Kabupaten, itu juga bisa berkaitan dengan meningkatan pendapatan asli daerah, tapi juga itu bisa menaikan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dia pun berharap, semoga covid bisa bertransisi dari pandemi ke endemi, dan tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan, walaupun Pak Presiden sudah melonggarkan.

“Tetap menggunakan masker, melakukan vaksinasi karena vaksinasi dapat mengurasi dampak daripada covid itu sendiri,” pungkasnya. (AJ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed