Terkait PAD 2022 Lebak, Asisten Daerah II Ajis Suhendi: Kita Upayakan

- Jurnalis

Minggu, 26 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Akibat pandemi covid-19 pemerintah kabupaten (Pemkab) Lebak mengaku sangat terdampak dengan menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), meskipun dirinya belum menerima laporan pasti dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kalau terdampak sudah pasti, tapi secara umum dan detailnya saya belum menerima dari masing-masing OPD. Nanti saya minta datanya dulu untuk lebih jelasnya,” kata Asisten Daerah II Ajis Suhendi saat berbincang dengan tim Media, Jum’at (24/6/22).

Menurutnya, untuk tahun 2020 angka pencapaian PAD masih relatif bagus. Namun, di tahun 2021 ada beberapa sektor seperti dinas pariwisata, pasar sangat terdampak langsung.

Baca Juga :  Turut Menekan Angka Penyebaran Covid-19, Ketum KADIN Turun Langsung ke Bekasi

“Paska pandemi ini kita berusaha mencari keseimbangan dari berbagai sektor, dari tahun 2022 sampai sekarang ini. Alhamdulillah, tidak ada yang rekopusing, mudah-mudahan kedepannya juga tidak ada rekopusing.

“Itu kuncinya di pengendalian covidnya, jadi klo pengendaliannya terkendali relatif porsi anggaran bisa kita alokasikan ke sektor-sektor lain, karena selama ini kan fokusnya ke penanganan-penanganan covid,” jelasnya.

Kendati demikian, kata Ajis untuk target PAD di bidang infrastruktur dirinya tidak dapat berjanji banyak. Namun, dapat diupayakan.

Baca Juga :  Tahapan Penetapan Nomor Urut Calon Kumtua Desa Kamangta 2026 Terlewati, Tuama Asli Kamangta Laurens Mandagie Usung Kerja Nyata.

“Kita upayakan, kita mulai dengan pembukaan dua ruas jalan Kabupaten, itu juga bisa berkaitan dengan meningkatan pendapatan asli daerah, tapi juga itu bisa menaikan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dia pun berharap, semoga covid bisa bertransisi dari pandemi ke endemi, dan tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan, walaupun Pak Presiden sudah melonggarkan.

“Tetap menggunakan masker, melakukan vaksinasi karena vaksinasi dapat mengurasi dampak daripada covid itu sendiri,” pungkasnya. (AJ)

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru