Harga Komoditas Cabai Merah Naik, DKPPP Kota Bekasi lakukan ini…

- Jurnalis

Rabu, 7 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi menindaklanjuti hasil rapat koordinasi terkait inflasi daerah.

Monitoring terhadap kebutuhan pokok yang kenaikannya cukup tinggi, seperti cabai merah, bawang merah, terlur ayam dan beberapa lainnya.

Kenaikan kebutuhan bahan pokok, dianggap relatif cukup stabil apabila di bawah 5 persen. Namun, bila di atas 5 persen tentu dianggap kurang stabil.

Terpantau beberapa komoditas naik hampir 30 persen, diantaranya cabai merah.

Baca Juga :  Liburan Akhir Tahun, Transera Waterpark Diserbu Lebih Dari 2.000 Pengunjung Per Hari

Pemerintah melalui Dinas KPPP terkait ketahanan pangan di Kota Bekasi, melakukan beberapa upaya dalam rangka mengantisipasi terkait lonjakan kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Untuk cabai merah, langsung saya panggil Kabid Pertanian, mengupayakan tanam (benih cabai merah) dengan target 3000 benih, setelah jadi bibit, selanjutnya kita akan distribusikan ke Masyarakat. Cuma, butuh waktu sekitar tiga minggu,” ujar Kepala Dinas KPPP Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (06/09/2022) siang.

Baca Juga :  HPN 2025 RIAU, Sarasehan Nasional Media Massa: Preservasi Jurnalisme sebagai Pilar Demokrasi Digital

Kalau untuk harga, pihaknya tidak bisa mengintervensi. Pihaknya lanjut Herbert, memaksimalkan dalam hal ketersedian bahan pokok, sementara tidak ada kendala.

“Merupakan program yang melekat di DKPPP, bagaimana memberdayakan masyarakat, melalui budidaya pertanian rumah tangga perkotaan, diantaranya cabe merah,” ungkap Herbert.

Herbert berharap, adanya kesadaran di Masyarakat untuk melakukan budidaya pertanian di skala rumah tangga, minimal dalam hal ketahanan pangan untuk keluarga. (M-3L)

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Lakukan Penandatanganan Bersama, Pemkot Bekasi dan BPN Kota Bekasi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Integrasi Data
Wali Kota Tri Adhianto Lakukan Penandatanganan Terkait Pertanahan, Bersama Kepala BPN Kota Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru