HPN 2025 RIAU, Sarasehan Nasional Media Massa: Preservasi Jurnalisme sebagai Pilar Demokrasi Digital

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU – Dalam upaya memperkuat peran jurnalisme sebagai pilar demokrasi, sejumlah tokoh pers, akademisi, dan pemangku kebijakan berkumpul dalam Sarasehan Nasional Media Massa yang bertajuk “Reservasi Jurnalisme sebagai Pilar Demokrasi Digital”.

Acara ini digelar dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2025 Riau, di Grand Ballroom, Mutiara Merdeka Kota Pekanbaru, pada Sabtu (8/2/2025) dan menjadi wadah diskusi terkait tantangan serta strategi menjaga independensi dan kualitas pers di tengah arus digitalisasi dan tekanan ekonomi media.

Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang dalam sambutannya menekankan bahwa pers memiliki peran vital dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas di era keterbukaan informasi.

Baca Juga :  Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers

“Jurnalisme yang sehat adalah fondasi demokrasi yang kuat. Namun, saat ini kita menghadapi berbagai tantangan, termasuk disinformasi, tekanan politik, serta model bisnis media yang terus berubah,” kata Zulmansyah.

Diskusi panel menghadirkan beberapa narasumber terkemuka, seperti DR. Dhimam Abror Djuraid, Agus Sudibyo, Hilman Hidayat dan Nurjaman Muchtar, yang membahas bagaimana media massa dapat tetap bertahan sebagai kekuatan keempat dalam demokrasi.

“Salah satu isu utama yang dibahas adalah keberlanjutan media di tengah gempuran platform digital dan algoritma yang lebih mengutamakan popularitas dibanding kualitas informasi,” ujar Dhimam Abror.

Selain itu, Dhimam menambahkan, muncul gagasan mengenai pentingnya kolaborasi antara media, regulator, dan masyarakat sipil untuk menciptakan ekosistem pers yang sehat.

Baca Juga :  KPU Lebak Sambangi Posko Ormas Jayagati

“Kita perlu memastikan jurnalisme tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang dengan kualitas tinggi. Salah satu caranya adalah dengan memperkuat literasi media di masyarakat agar publik lebih kritis dalam mengonsumsi informasi,” paparnya.

Acara ini diakhiri dengan deklarasi bersama untuk memperkuat komitmen terhadap kebebasan pers dan etika jurnalistik yang menjadi fondasi demokrasi di Indonesia.

Para peserta berharap sarasehan ini dapat menjadi momentum bagi media massa untuk terus beradaptasi dan tetap menjadi sumber informasi yang terpercaya bagi masyarakat. (***)

Berita Terkait

Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diadakan Dewan Pers
Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan
PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang
Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat
Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada
‎Realisasi Investasi Kota Bekasi Triwulan I 2026 Tembus Rp5,3 Triliun, Sektor Industri Diantaranya

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 07:17 WIB

Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:54 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diadakan Dewan Pers

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:21 WIB

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:06 WIB

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:43 WIB

‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang

Berita Terbaru