Ketua Bara JP Kota Bekasi Pertanyakan Transparansi Bantuan dan BTT Banjir 31 Milyar

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Ya, terkait penanganan banjir kemarin, kita mendapat bantuan dari Pemerintahan Pusat senilai 9 Milyar dan dari BTT(Belanja Tak Terduga) APBD Kota Bekasi senilai 22 Milyar. Total keseluruhan nya 31 Milyar untuk penanganan banjir kemarin,” -Dr. Tri Adhianto, Walikota Bekasi-

 

-Bekasi Kota-

Banjir besar yang melanda Kota Bekasi, Maret 2025 kemarin masuk dalam kategori bencana alam dimana dampaknya melumpuhkan kegiatan dan merendam ribuan rumah warga Kota Bekasi yang terdampak. Bantuan dari berbagai pihak pun berdatangan, mulai dari Pemerintahan Pusat, Pemerintahan Provinsi sampai Pemerintahan Daerah pun berjibaku guna mempercepat pemulihkan aktifitas warga Kota Bekasi.

Baca Juga :  Lima Tahun Kepemimpinan Erick Thohir, PLN Bekasi Catat Kenaikan Signifikan Pengguna SPKLU di Wilayah Bekasi

Saat diwawancarai media usai mengikuti halalbihalal DPRD Kota Bekasi, Walikota Bekasi menyatakan bahwa bantuan banjir dan pengunaan BTT sudah dilaksanakan dan akan terus dilanjutkan untuk optimalisasi pembangunan agar Kota Bekasi tidak lagi mengalami hal serupa.

“Dana 31 milyar tersebut digunakan hanya untuk bantuan warga dan perbaikan kerusakan paska banjir besar kemarin. Dan belum melakukan optimalisasi perbaikan untuk penanggulangan kedepan,” ungkap Tri Adhianto Walikota Bekasi.

Terkait hal tersebut, Robin Sakti Ketua Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) kota Bekasi, memuji langkah taktis Pemkot membantu warga terdampak. Robin juga meminta Walikota Bekasi agar segera menjelaskan kepada masyarakat perihal penggunaan serapan anggaran penanganan banjir yang mencapai 31 milyar tersebut.

Baca Juga :  Adv Joda Angkat Bicara Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di Karawang

“Penanganan banjir yang melumpuhkan Kota Bekasi di awal tahun 2025 ini hampir selesai terlihat dari sudah tidak ada nya posko darurat bencana banjir, saya kira transparansi penggunaan anggaran ini harus segera di jelaskan ke publik. Digunakan untuk apa saja, dan berapa sebenarnya anggaran yang di sediakan atau di terima Pemkot Bekasi guna penanganan banjir yang melumpuhkan hampir semua kegiatan di Kota Bekasi,” tegas Robin Sakti. (MD)

Berita Terkait

Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud
Futsal Porprov Jabar 2026: Tuan Rumah Kota Bekasi Imbang 0-0 vs Kabupaten Bogor
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026
Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter
Kritik Forkorindo Terkait Penataan Parkir Area Pemkot Bekasi, Pertanyakan Payung Hukum
‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober
‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Futsal Porprov Jabar 2026: Tuan Rumah Kota Bekasi Imbang 0-0 vs Kabupaten Bogor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:44 WIB

‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Berita Terbaru