Solusi Atasi Kekurangan Guru Honorer, Faisal S.E: Pemkot Bekasi Harus Bekerjasama Dengan Universitas

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Solusi jangka pendek seperti volunteer harusnya dibarengi dengan upaya sistematis, termasuk revisi aturan yang menghambat penambahan guru honorer. Kita butuh solusi nyata, bukan sekadar tambal sulam,” -Faisal S.E, Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi-

KOTA BEKASI – Kekurangan tenaga pengajar menjadi persoalan baru bagi Pemkot Kota Bekasi menjelang PPDB Online dilaksanakan.

Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, menyarankan agar program volunteer tenaga pendidik yang digagas melalui kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) diperluas.

Baca Juga :  Terima Kunjungan DPD RI, Pemkab Bekasi Usulkan Penambahan DAU

Artinya dapat melibatkan masyarakat umum dan kampus-kampus lain di Bekasi. Ia juga mendorong Pemkot dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) untuk mencari solusi permanen mengatasi kekurangan 2.600 guru.

“Program volunteer dengan UNJ mungkin solusi sementara, tapi jangan hanya bergantung pada satu kampus. Buka juga pendaftaran untuk warga yang ingin jadi relawan, lalu diseleksi oleh Pemkot,” ujar Faisal dalam sebuah wawancara.

Ia menambahkan, Pemkot perlu menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Bekasi serta mempertimbangkan kebijakan fleksibilitas rombongan belajar (rombel).

Baca Juga :  Audensi DPC YGANN Kota Bekasi dengan Polres Metro: Fokus pada Pencegahan Narkoba dan Sosialisasi P4GN

“Dulu SMP bisa mengelola 10-13 rombel, tapi tahun lalu dipatok hanya 7 oleh Pj Wali Kota. Ini malah menimbulkan masalah baru. Jika sekolah sanggup 12 rombel, seharusnya diperbolehkan,” tegasnya.

Faisal juga meminta Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pembukaan Unit Sekolah Baru (USB) dan kekurangan guru.

“Ini bukan hanya tanggung jawab Pemkot, tapi juga Kemenpan sebagai pemegang kebijakan tenaga honorer,” jelasnya. (Adv/Setwan)

Berita Terkait

Ramadhan, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Tetap Layani Pasien Seperti Biasa
Meriahkan Car Free Day, RSUD CAM Buka Stand Cek Kesehatan Gratis
Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Matangkan Raperda Pertanian Berkelanjutan
Diseminasi Layanan Kegawatdaruratan Patriot Siaga 112 di Kecamatan Bantargebang
Wakil Wali Kota Bekasi Buka Pameran dan Misi Dagang Produk Ekspor Unggulan Daerah
Jalan Alinda Tuntas Lebih Cepat dari Jadwal, Warga Apresiasi Kinerja Cepat Mas Tri
Warga Jatisampurna Merasa Terbantu Adanya Pelayanan Pemerintah NTPD 112
Pemerintah Kota Bekasi Hadiri Uji Keterbukaan Informasi Publik Jawa Barat 2025

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 12:58 WIB

Ramadhan, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Tetap Layani Pasien Seperti Biasa

Rabu, 19 November 2025 - 07:05 WIB

Meriahkan Car Free Day, RSUD CAM Buka Stand Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 14 November 2025 - 21:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Matangkan Raperda Pertanian Berkelanjutan

Kamis, 13 November 2025 - 16:51 WIB

Diseminasi Layanan Kegawatdaruratan Patriot Siaga 112 di Kecamatan Bantargebang

Rabu, 12 November 2025 - 12:03 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Buka Pameran dan Misi Dagang Produk Ekspor Unggulan Daerah

Berita Terbaru