Solusi Atasi Kekurangan Guru Honorer, Faisal S.E: Pemkot Bekasi Harus Bekerjasama Dengan Universitas

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Solusi jangka pendek seperti volunteer harusnya dibarengi dengan upaya sistematis, termasuk revisi aturan yang menghambat penambahan guru honorer. Kita butuh solusi nyata, bukan sekadar tambal sulam,” -Faisal S.E, Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi-

KOTA BEKASI – Kekurangan tenaga pengajar menjadi persoalan baru bagi Pemkot Kota Bekasi menjelang PPDB Online dilaksanakan.

Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, menyarankan agar program volunteer tenaga pendidik yang digagas melalui kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) diperluas.

Baca Juga :  KPU Minsel Nyatakan Berkas Lengkap, AGK-Deren Siap Bertarung di Pilkada November 2024

Artinya dapat melibatkan masyarakat umum dan kampus-kampus lain di Bekasi. Ia juga mendorong Pemkot dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) untuk mencari solusi permanen mengatasi kekurangan 2.600 guru.

“Program volunteer dengan UNJ mungkin solusi sementara, tapi jangan hanya bergantung pada satu kampus. Buka juga pendaftaran untuk warga yang ingin jadi relawan, lalu diseleksi oleh Pemkot,” ujar Faisal dalam sebuah wawancara.

Ia menambahkan, Pemkot perlu menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Bekasi serta mempertimbangkan kebijakan fleksibilitas rombongan belajar (rombel).

Baca Juga :  Laga Forkopimda vs DPRD Jadi Pembuka Turnamen Futsal Piala Bupati Bekasi 2025

“Dulu SMP bisa mengelola 10-13 rombel, tapi tahun lalu dipatok hanya 7 oleh Pj Wali Kota. Ini malah menimbulkan masalah baru. Jika sekolah sanggup 12 rombel, seharusnya diperbolehkan,” tegasnya.

Faisal juga meminta Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pembukaan Unit Sekolah Baru (USB) dan kekurangan guru.

“Ini bukan hanya tanggung jawab Pemkot, tapi juga Kemenpan sebagai pemegang kebijakan tenaga honorer,” jelasnya. (Adv/Setwan)

Berita Terkait

‎Inspeksi Disdagperin Kota Bekasi Jelang Idul Adha ‎
Kolaborasi Bersama Forkopimda Bukan Sekadar Formalitas, Pilar Utama Dalam Akselerasi Pembangunan di Minahasa Selatan
1 Tahun Kepemimpinan FDW–TK, Momentum Refleksi dan Penguatan Pembangunan Minsel
Ramadhan, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Tetap Layani Pasien Seperti Biasa
Meriahkan Car Free Day, RSUD CAM Buka Stand Cek Kesehatan Gratis
Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Matangkan Raperda Pertanian Berkelanjutan
Diseminasi Layanan Kegawatdaruratan Patriot Siaga 112 di Kecamatan Bantargebang
Wakil Wali Kota Bekasi Buka Pameran dan Misi Dagang Produk Ekspor Unggulan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:31 WIB

‎Inspeksi Disdagperin Kota Bekasi Jelang Idul Adha ‎

Senin, 27 April 2026 - 17:29 WIB

Kolaborasi Bersama Forkopimda Bukan Sekadar Formalitas, Pilar Utama Dalam Akselerasi Pembangunan di Minahasa Selatan

Rabu, 22 April 2026 - 02:20 WIB

1 Tahun Kepemimpinan FDW–TK, Momentum Refleksi dan Penguatan Pembangunan Minsel

Senin, 23 Februari 2026 - 12:58 WIB

Ramadhan, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Tetap Layani Pasien Seperti Biasa

Rabu, 19 November 2025 - 07:05 WIB

Meriahkan Car Free Day, RSUD CAM Buka Stand Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru