Solusi Atasi Kekurangan Guru Honorer, Faisal S.E: Pemkot Bekasi Harus Bekerjasama Dengan Universitas

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Solusi jangka pendek seperti volunteer harusnya dibarengi dengan upaya sistematis, termasuk revisi aturan yang menghambat penambahan guru honorer. Kita butuh solusi nyata, bukan sekadar tambal sulam,” -Faisal S.E, Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi-

KOTA BEKASI – Kekurangan tenaga pengajar menjadi persoalan baru bagi Pemkot Kota Bekasi menjelang PPDB Online dilaksanakan.

Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, menyarankan agar program volunteer tenaga pendidik yang digagas melalui kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) diperluas.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT RI, 28 Tim Bertarung di Piala Futsal Bupati Cup 2026

Artinya dapat melibatkan masyarakat umum dan kampus-kampus lain di Bekasi. Ia juga mendorong Pemkot dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) untuk mencari solusi permanen mengatasi kekurangan 2.600 guru.

“Program volunteer dengan UNJ mungkin solusi sementara, tapi jangan hanya bergantung pada satu kampus. Buka juga pendaftaran untuk warga yang ingin jadi relawan, lalu diseleksi oleh Pemkot,” ujar Faisal dalam sebuah wawancara.

Ia menambahkan, Pemkot perlu menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Bekasi serta mempertimbangkan kebijakan fleksibilitas rombongan belajar (rombel).

Baca Juga :  Warga Pemulung Sumur Batu Antusias Ikuti Edukasi dan Skrining Kesehatan dari Dinkes Kota Bekasi: Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Jadi Kunci!

“Dulu SMP bisa mengelola 10-13 rombel, tapi tahun lalu dipatok hanya 7 oleh Pj Wali Kota. Ini malah menimbulkan masalah baru. Jika sekolah sanggup 12 rombel, seharusnya diperbolehkan,” tegasnya.

Faisal juga meminta Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pembukaan Unit Sekolah Baru (USB) dan kekurangan guru.

“Ini bukan hanya tanggung jawab Pemkot, tapi juga Kemenpan sebagai pemegang kebijakan tenaga honorer,” jelasnya. (Adv/Setwan)

Berita Terkait

GEBRAK Volume 2 Hadirkan Ragam Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah
Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT RI, 28 Tim Bertarung di Piala Futsal Bupati Cup 2026
‎Semarak Hari Jadi ke-76 Kab. Bekasi: Plt Bupati Ajak ASN Budayakan Hidup Sehat Lewat Lomba Gerak Jalan
Kejar Target 100 Persen, Pemkab Bekasi Genjot Realisasi Pembangunan
Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG
‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik
‎Inspeksi Disdagperin Kota Bekasi Jelang Idul Adha ‎
Kolaborasi Bersama Forkopimda Bukan Sekadar Formalitas, Pilar Utama Dalam Akselerasi Pembangunan di Minahasa Selatan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:43 WIB

GEBRAK Volume 2 Hadirkan Ragam Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT RI, 28 Tim Bertarung di Piala Futsal Bupati Cup 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:26 WIB

‎Semarak Hari Jadi ke-76 Kab. Bekasi: Plt Bupati Ajak ASN Budayakan Hidup Sehat Lewat Lomba Gerak Jalan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Kejar Target 100 Persen, Pemkab Bekasi Genjot Realisasi Pembangunan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:09 WIB

Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG

Berita Terbaru