Kementerian PU Berupaya Mendukung Penataan Infrastruktur di Padang

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya mendukung kelancaran mobilitas di Kota Padang melalui penataan infrastruktur jalan, khususnya di Ruas Jalan Bypass II Padang dan akses menuju Terminal Anak Air. Salah satu fokus penanganan adalah mengurai kemacetan di simpang-simpang bersinyal dan memperkuat konektivitas angkutan umum dan distribusi logistik.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan, peningkatan lalu lintas di Jalan Bypass terjadi setelah gempa tahun 2009 sehingga daerah yang dulunya merupakan daerah resapan air, tata guna lahannya berubah menjadi perumahan dan akibatnya sering terjadi banjir.

“Jalan bypass ini mengkoneksikan Pelabuhan Teluk Bayur dengan Jalan Lintas Sumatera dan dulunya hanya fokus untuk angkutan. Akan tetapi, sejak terjadi gempa kantor-kantor pemerintah di relokasi ke daerah ini sehingga lalu lintas bercampur antara truk angkutan dengan kendaraan masyarakat,” jelas Fadly dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI pada Kamis (3/7).

Fadly mengusulkan pelebaran Jalan Bypass dan pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Pelabuhan Teluk Bayur melalui Jalan Balimbing. “Jika memang tidak memakai flyover, kami berharap ada pelebaran dan ada jalan dari Pelabuhan Teluk Bayur yang melingkar jauh lebih luar yaitu di Jalan Balimbing sehingga bisa terkoneksi. Untuk saat ini lahan di sekitarnya masih kosong dan belum ada pemukiman,” tambah Fadly.

Baca Juga :  Menhan Prabowo Dampingi Presiden Jokowi Blusukan di Pasar Grogolan, Pekalongan

Usulan lain yang disampaikan adalah penambahan beberapa titik embung ada daerah yang tata guna lahannya sudah berubah menjadi pemukiman untuk mengatasi banjir supaya penanganan banjir di Sumatera Barat lebih komprehensif. Saat ini, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) V telah melaksanakan normalisasi Sungai Batang Gandis dengan anggaran sebesar Rp110 miliar, dengan output 3,2 km dan outcome 457 Ha.

Terkait konektivitas transportasi, Wali Kota juga menyoroti sempitnya akses masuk ke Terminal Anak Air sehingga belum seluruh bus bisa masuk ke terminal. Dinas Perhubungan telah melakukan razia, namun dari sopir bus mengatakan bahwa jalan masuk tersebut memang tidak layak sehingga perlu di-upgrade.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan (KPIJ) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Yulia Ramadhani mengatakan bahwa terkait Terminal Anak Air sudah pernah masuk ke Renstra pada tahun 2020-2024 dan pada tahun 2019 sudah ada anggaran sebesar Rp30 Miliar namun pada kenyataan di lapangan lahannya belum siap sehingga pekerjaan fisik tidak dapat dijalankan.

Baca Juga :  CATATAN AKHIR TAHUN 2022: Pergerakan SMSI Untuk PERS Indonesia 

 “Untuk rencana pelebaran belum ada karena pada awalnya rencana konsep dari Padang Bypass Capacity Expansion Project ini adalah 27 km jalan, 9 jembatan, serta ada wacana 2 flyover dan 4 persimpangan,” jelas Yulia.

Proyek Jalan Padang Bypass ini memiliki anggaran sebesar Rp440 Miliar dan yang siap Readiness Criteria nya baru 27 km jalan dan 9 jembatan, sedangkan untuk flyover (FO) masih belum lengkap. Sehingga hal ini masih menjadi tugas yang tertunda.

Lebih lanjut, Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga Triono Junoasmoro bahwa bagaimanapun juga saat ini tetap harus dilakukan outer ring yang baru karena adanya pergeseran tata guna lahan. “Pelebaran atau flyover ini hanya menunggu waktu saja untuk penuh, jadi outer ring harus dilakukan. Ke depannya harus dikaji dahulu dengan bantuan Walikota Padang dan koordinasi dengan balai jalan untuk mengetahui segmen mana yang prioritas untuk dilakukan pelebaran karena kalau semua dikerjakan pasti membutuhkan biaya yang besar,” jelas Triono. (HAL/Mar/Rka)

Berita Terkait

Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.
Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP
Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri
Militan Gibran Nusantara Bersiap Deklarasi, Ketua Panitia: Perkuat Pengawasan Program Pemerintah
LI-TIPIKOR Akan Laporkan Indikasi Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Pinabetengan
‎Aktivis Sosial Desak Pemkot Bekasi Tegas Sanksi Oknum PPPK Terkait Kasus Narkoba
DPD KNPI Jawa Barat Tunjuk Dhony Haryanto Sebagai Ketua Karetaker KNPI Kota Bekasi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:44 WIB

Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan Dan Tindak Tegas Oknum SPMB

Senin, 8 Juni 2026 - 10:16 WIB

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:38 WIB

Tak Bisa Hadir, Anggota DPR RI Bonnie Triana Titip Salam Hangat Lewat Ketua DPRD Lebak Saat Penyerahan PIP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:04 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:34 WIB

Militan Gibran Nusantara Bersiap Deklarasi, Ketua Panitia: Perkuat Pengawasan Program Pemerintah

Berita Terbaru

Berita

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Senin, 8 Jun 2026 - 10:16 WIB