Dua Inovasi Puskesmas Karangkitri Melesat: Sabet Penghargaan Kota hingga Provinsi

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Telusur News, Kota Bekasi, 25 November 2025 — UPTD Puskesmas Karangkitri kembali menegaskan perannya sebagai pelopor layanan kesehatan berbasis inovasi melalui partisipasinya dalam Bekasi Innovation Week 2025. Pada gelaran tahun ini, Puskesmas Karangkitri mempersembahkan dua terobosan unggulan yang menjadi ikon transformasi layanan, yakni SENTUH SAKURA dan BUNG SENJA.

 

SENTUH SAKURA — Layanan HIV Terintegrasi, Ramah, dan Bebas Stigma

SENTUH SAKURA (Sentra Tanggap Untuk HIV di Poli Sakura) merupakan inovasi strategis yang menghadirkan layanan terintegrasi untuk pemeriksaan, pendampingan, dan edukasi HIV secara cepat, nyaman, dan bebas stigma.

Layanan ini dirancang dengan pendekatan humanis—mengutamakan kerahasiaan, pendampingan psikososial, serta pengalaman pelayanan yang aman dan ramah bagi semua kelompok masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, SENTUH SAKURA sukses meraih dua penghargaan bergengsi:

Top 5 Puskesmas Terinovatif Kota Bekasi, dan

Juara 2 Inovasi Terbaik pada Lomba Inovasi Daerah Kota Bekasi 2025.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi layanan HIV di Poli Sakura mampu memberi dampak signifikan dalam meningkatkan kesadaran, keterjangkauan, serta keberanian masyarakat untuk melakukan pemeriksaan HIV secara mandiri dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Disaksikan BPD, Pemdes Ranoketang Tua Salurkan BLT DD Tahap I 2022 ke 78 KPM

 

BUNG SENJA — Inovasi Sanitasi Aman Berbasis Tabungan Sedot Tinja

Inovasi kedua, BUNG SENJA (Tabungan Sedot Tinja), hadir sebagai solusi peningkatan sanitasi aman dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat.

Melalui mekanisme tabungan yang dikembangkan secara partisipatif, masyarakat didorong lebih mandiri dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pendekatan BUNG SENJA terbukti efektif dan berkelanjutan hingga berhasil masuk Top 3 Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2025, mencerminkan pengakuan tingkat provinsi atas efektivitas program sanitasi berbasis komunitas tersebut.

 

Kepala Puskesmas: “Inovasi Ini Dibangun dari Kebutuhan Riil Masyarakat”

Kepala UPTD Puskesmas Karangkitri, dr. Hemalia, menyampaikan bahwa kedua inovasi ini lahir dari hasil survey kebutuhan masyarakat yang dilakukan oleh puskesmas Karangkitri serta berdasarkan capaian program puskesmas dan tentunya komitmen untuk terus memperbaiki kualitas layanan kesehatan tingkat pertama.

Baca Juga :  Dilantik Menjadi Ketua ASKI Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan: Saya Akan Membumikan Senam Setiap Kelurahan  

SENTUH SAKURA dan BUNG SENJA bukan hanya program, tetapi gerakan perubahan. Kami membangun inovasi dari kebutuhan nyata masyarakat, dengan harapan setiap warga mendapatkan layanan yang cepat, aman, dan manusiawi,” ungkapnya.

dr. Hemalia menambahkan bahwa inovasi tidak boleh berhenti pada kompetisi:

“Prestasi yang kami raih menjadi motivasi agar Puskesmas terus bergerak maju. Inovasi harus hidup, berkembang, dan memberi dampak luas. Kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan di Karangkitri benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat.”

 

Komitmen Berkelanjutan untuk Transformasi Layanan Kesehatan

Melalui keikutsertaan pada Bekasi Innovation Week 2025, UPTD Puskesmas Karangkitri menegaskan komitmennya untuk:

  • Terus berinovasi,
  • Memperkuat kolaborasi lintas sektor,
  • Mengembangkan layanan yang inklusif dan mudah diakses,
  • Serta memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan.

 

Puskesmas Karangkitri optimistis bahwa inovasi seperti SENTUH SAKURA dan BUNG SENJA dapat menjadi model inspiratif bagi puskesmas lain dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan primer di Kota Bekasi.

(DM)

Berita Terkait

‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba
Resmi Terdaftar di Simas Kemenag, DKM Al-Qolam PWI Bekasi Raya
Konferprov PWI Jabar 2026, Wali Kota Bandung: Pers Harus Tetap Jadi Pilar Keempat, Kritis, Jujur dan Solutif
B50 dan Masa Depan Energi Indonesia, Temi: Ini Tantangan Sekaligus Peluang
PWI Bekasi Raya Tegaskan Komitmen Dukung Hasil Konferprov PWI Jabar 2026
Dialog Interaktif PWI Bekasi Raya, Membedah Pengawasan Orang Asing di Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Resmi Terdaftar di Simas Kemenag, DKM Al-Qolam PWI Bekasi Raya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Konferprov PWI Jabar 2026, Wali Kota Bandung: Pers Harus Tetap Jadi Pilar Keempat, Kritis, Jujur dan Solutif

Berita Terbaru