Alokasikan APBD untuk 386.884 Peserta PBI, Pemkot Bekasi Pastikan Layanan Kesehatan Terjamin

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Hingga 1 Februari 2026, total kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bekasi telah mencapai angka yang signifikan, melampaui jumlah penduduk terdaftar.

‎Berdasarkan data terbaru, jumlah peserta JKN di Kota Bekasi mencapai 2.601.037 jiwa, sementara jumlah penduduk tercatat sebanyak 2.586.000 jiwa. Hal ini menunjukkan cakupan kepesertaan telah mencapai 100,6%.

‎“Angka ini diambil dari data semester satu, sehingga persentasenya mencapai seratus persen lebih karena adanya selisih data pusat Kemendagri dengan kondisi riil di lapangan, seperti warga yang pindah atau meninggal dunia yang belum diperbarui,” ungkap Susi Rohana Tobing, Ketua Tim Kerja Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, mewakili Kepala Dinas, Satia Sriwijayanti Anggraini, saat ditemui di Kantornya, Jumat (27/02/2026)

‎Terkait anggaran, tercatat ada 386.884 jiwa peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang dibiayai melalui APBD Pemda Kota Bekasi. Sementara itu, peserta yang dicover melalui APBN berjumlah 666.037 jiwa.

‎Pihaknya juga menjelaskan adanya proses pembaruan data atau replacement terhadap sekitar 113.000 jiwa yang sebelumnya dinonaktifkan berdasarkan kategori desil ekonomi. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir jika memerlukan penanganan medis mendesak.

‎“Sampai saat ini kami sudah mengaktifkan kembali 1.500 jiwa dari 113.000 yang dinonaktifkan kemarin. Mereka adalah warga yang sedang sakit dan melapor,” tegasnya.

‎Pemerintah juga menjamin warga yang belum memiliki BPJS atau memiliki tunggakan tetap bisa mendapatkan layanan di rumah sakit melalui program LKM-NIK, terutama untuk kasus-kasus yang tidak dicover BPJS seperti korban kriminalitas.

‎“Setiap pasien yang dirawat di rumah sakit, kalau mereka tidak punya jaminan, akan kami alihkan ke PBI APBD. Bahkan untuk kasus kriminal yang tidak dijamin BPJS, pemerintah daerah hadir memberikan bantuan melalui LKM-NIK,” imbuhnya.

‎Di sisi lain, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bekasi, Yanti mengimbau masyarakat untuk proaktif memantau status kepesertaannya agar tidak terkendala saat membutuhkan perawatan.

‎“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk rutin mengecek status kepesertaannya melalui aplikasi Mobile JKN atau melalui layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165,” ujar Yanti.

‎Dengan status Universal Health Coverage (UHC) ini, Pemkot Bekasi berharap tidak ada lagi warga yang takut berobat karena kendala biaya.

Baca Juga :  DPRD Kota Bekasi Tetapkan Propemperda dan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Gandeng Aliansi Pemuda Cerdas Inovatif Tangani Banjir dengan Konsep Zero Runoff
Wali Kota Bekasi Hadiri Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Nasional
Serah Terima Piala O2SN SDN Padurenan IV Mustika Jaya, Kepsek Beri Motivasi dan Doa Untuk Sang Juara
SPMB Kota Bekasi 2026, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
Tahapan Penetapan Nomor Urut Calon Kumtua Desa Kamangta 2026 Terlewati, Tuama Asli Kamangta Laurens Mandagie Usung Kerja Nyata.
‎Dinsos Kota Bekasi Sosialisasi DTSEN, Pendataan Demi Bantuan yang Tepat Sasaran
Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:08 WIB

Wali Kota Bekasi Gandeng Aliansi Pemuda Cerdas Inovatif Tangani Banjir dengan Konsep Zero Runoff

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:05 WIB

Wali Kota Bekasi Hadiri Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:16 WIB

Serah Terima Piala O2SN SDN Padurenan IV Mustika Jaya, Kepsek Beri Motivasi dan Doa Untuk Sang Juara

Senin, 11 Mei 2026 - 20:23 WIB

SPMB Kota Bekasi 2026, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua

Senin, 11 Mei 2026 - 15:34 WIB

Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Berita Terbaru