Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan rapat untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung proyek strategis pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Langkah ini diambil menyusul telah ditetapkannya pemenang tender proyek tersebut beberapa waktu lalu.
Dalam wawancara singkat, Tri menegaskan bahwa pemerintah kota fokus pada pemenuhan kewajiban administratif dan teknis agar proyek ini berjalan sesuai rencana.
“Hari ini kan kita ingin memastikan beberapa hal yang memang menjadi kewajiban pemerintah kota terkait dengan pengelolaan sampah menjadi listrik,” ujar Tri Adhianto usai rapat dengan pihak pemenang dan instansi terkait di Pendopo, (30 Maret 2026).
Ia menambahkan bahwa aspek kesiapan lahan dan logistik menjadi poin utama yang dipantau saat ini.
“Mereka (pemenang tender) ingin melihat bagaimana kesiapan lahan, kesiapan sampah, dan juga kesiapan terkait dengan pengangkutannya,” lanjutnya.
Meski proyek ini terus berjalan, Tri mengakui bahwa masih terdapat tantangan teknis di lapangan yang perlu segera diselesaikan. Ia juga menyebutkan peran pihak Danantara dalam memfasilitasi koordinasi proyek besar ini.
“Kendalanya pasti ada lah, ada beberapa hal yang masih harus dikerjakan. Dari Danantara, itu memfasilitasi saja, menjembatani antara kita dengan pihak ketiganya,” jelas Tri menutup pembicaraan.
Proyek PSEL ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan sampah di Kota Bekasi sekaligus menjadi sumber energi terbarukan yang berkelanjutan.
















