Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kertas Suara yang dipermasalahkan di Pilhut Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan.
Calon Nomor Urut 1 Seharusnya memenangkan Pilhut Desa Tumpaan.

Foto: Kertas Suara yang dipermasalahkan di Pilhut Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Calon Nomor Urut 1 Seharusnya memenangkan Pilhut Desa Tumpaan.

MINSEL – Demi terpenuhinya penegakan hukum, maka prahara sengketa Pemilihan Hukum Tua (Kumtua) di Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan, mesti ditinjau dan dievaluasi kembali oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel).

Pasalnya, hasil putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado telah membatalkan Surat Keputusan (SK) Kumtua inisial FL, namun mirisnya tetap dilantik oleh Bupati Minahasa Selatan menggunakan SK yang baru.

Hal ini tentunya tidak dapat dibenarkan. Aturan seharusnya mesti ditegakkan. Agar Kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten dapat terjaga.

Kini, pemerintahan di Desa Tumpaan yang dipimpin oleh oknum FL telah berjalan sekitar 4 tahun.

Belum lagi, oknum kumtua hasil SK Bupati ini tengah menjadi sorotan, sebab diduga sedang menjalankan praktek penjualan kembali (reselling) akses internet ke masyarakat luas secara ilegal atau tanpa izin.

Baca Juga :  Viral Pembelian BBM Galon di SPBU Amurang Minsel, Kapolres Sitorus: Akan Ditindaklanjuti

Secara hukum Indonesia, menjual jasa telekomunikasi tanpa izin berpotensi melanggar Undang-undang (UU) Nomor 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi.

Maka tentunya perlu adanya evaluasi mendalam oleh Pemkab Minsel, dan tindaklanjut dari aparat penegak hukum (APH) mengenai hal yang disebutkan.

Terkait hal itu, wartawan media ini berusaha untuk menghubungi oknum Hukum Tua FL lewat nomor WhatsApp pribadi miliknya yang kerap digunakannya. Namun sayangnya, oknum Kumtua FL tidak merespon.

Pemkab Minsel pun belum memberikan tanggapan mengenai hal ini.

Menanggapi polemik ini, salah satu calon Hukum Tua Desa Tumpaan 2022 lalu, Kendy Leleng, yang merupakan calon terkuat yang sebenarnya pemenang Pilhut Desa Tumpaan pun angkat bicara.

Baca Juga :  Akibat Kericuhan di Stadion Kanjuruan Malang, Laporan Polisi: 2 Anggota Polisi Tewas dan 13 Unit Mobil Polisi Rusak

Menurutnya prahara tersebut terjadi akibat adanya berbagai kepentingan. Yang kemudian mencederai aturan hukum tertinggi di Indonesia.

“Bupati tersandera kepentingan personal dan kepentingan partai sampai mencederai keputusan hukum tertinggi Mahkamah Agung,” ungkap Leleng, Sabtu (29/08/2026).

Lanjut dikatakannya, bupati yang seharusnya sebagai pemegang keputusan terhadap kasus tersebut, malah melakukan kekeliruan yang sangat fatal.

“Keputusan di tangan dia (bupati) sebagai pemegang kekuasaan di Minsel. Saya hanya menunggu aksi dari pengurus Baru DPC Minsel yang nanti akan segera dilantik,” ujarnya.

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

LI-TIPIKOR Bersama Awak Media Audiensi di Kejari Minsel: Dugaan Keterlibatan Bawaslu Dalam Penyalahgunaan Hibah Pilkada
ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi
Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu
‎Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional Kota Bekasi: Hadirkan Edukasi Interaktif hingga Apresiasi dari Wali Kota
Sebelumnya Lokasi Koperasi Desa Kakenturan Barat Berhadapan dengan Pekuburan Viral Karena Ulah Oknum, Ternyata Ini Kebenarannya
‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:28 WIB

LI-TIPIKOR Bersama Awak Media Audiensi di Kejari Minsel: Dugaan Keterlibatan Bawaslu Dalam Penyalahgunaan Hibah Pilkada

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:07 WIB

ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:15 WIB

‎Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional Kota Bekasi: Hadirkan Edukasi Interaktif hingga Apresiasi dari Wali Kota

Berita Terbaru