Penyerahan Fasos Fasum Perumahan Disorot; Ketua PWI Bekasi Raya Melody Sinaga Angkat Bicara

- Jurnalis

Jumat, 17 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG PUSAT – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, menyoroti terkait Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum), diduga belum diserahkan kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Diperkirakan sekitar 500 Lebih Pengembang (Perusahaan Pembangunan Perumahan) di Wilayah Kabupaten Bekasi belum menyerahkan terkait itu. Demikian disampaikan Ketua PWI Bekasi Raya, Melody Sinaga kepada Wartawan di komplek Perkantoran Pemda Cikarang Pusat (16/06/2022).

“Cukup lama mengamati persoalan Fasos Fasum yang sampai saat ini, masih cukup banyak pengembang yang belum menyerahkan hal tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi,” ujar Pria yang juga diketahui sebagai Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bekasi dan juga Kabupaten Bekasi, serta Pimpinan Media Jakpos.

Baca Juga :  Pemilu Damai: Rapimnas SMSI Berakhir, Pastikan Penerapan Program Pemilu Damai

Ia menjelaskan kalau persoalan Fasos Fasum sebenarnya sudah berpuluh tahun, “Sampai saat ini belum juga bisa diselesaikan Oleh Pemerintah Daerah. Dan untuk persoalan ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi harus tegas dan punya kemauan menyelesaikannya,” imbuhnya.

Sebagaimana peraturan, sambung Melody. Merupakan kewajiban pengembang akan hal Fasos Fasum, hal tersebut sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Bekasi. Seperti tentang penyelenggaraan penyerahan Prasarana Sarana dan Utilitas Perumahan (Perda 9 tahun 2017).

Selanjutnya, dalam sorotannya. Melody juga mengatakan, “Berkaitan dengan ihwal Fasos Fasum, itu juga guna menindak lanjuti hasil rapat 2021 yaitu rapat Korsupgah KPK tanggal 7 Maret 2021, terkait Fasos Fasum Perumahan yang berasal dari para Pengembang, diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, harus ditindak lanjuti agar persoalan Fasos Fasum ini terang benderang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wujudkan Wilayah Zona Hijau Covid-19, Empat Pilar Tamansari Gelar Rapat Koordinasi

Secara tegas, Melody meminta agar Pemerintah Kabupaten Bekasi harus berani dan tegas dalam hal tersebut.

“Agar bisa diketahui mana saja Pengembang yang belum menyerahkan Fasos Fasum nya kepada Pemkab Bekasi dan kemungkinannya bisa saja ada yang sudah dikomersilkan oleh oknum-oknum,” tandasnya.

“Dari kurang lebih 500an Pengembang, berdasarkan Blok Plane yang ada pada catatan saya, baru sekitar kurang lebih 50an Pengembang yang sudah menyerahkan kewajiban Fasos fasum nya kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, gila kan…!!!,” katanya geram.

Ketua PWI Bekasi Raya tampak geram. Bahkan ia berjanji akan mengungkap Perusahaan Pengembang mana saja yang “bandel” tersebut.

Berita Terkait

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang
Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat
Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada
‎Realisasi Investasi Kota Bekasi Triwulan I 2026 Tembus Rp5,3 Triliun, Sektor Industri Diantaranya
Wali Kota Tri Adhianto Tunggu Transisi Kadis Kominfo Tuntas, HPN Bekasi Raya 2026 Diundur
PWI Bekasi Raya Tegaskan Kebebasan Pers Pilar Demokrasi, Momentum Hari Pers Sedunia 3 Mei
Wali Kota Bekasi Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Jatimurni

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:06 WIB

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:43 WIB

‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:29 WIB

Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:22 WIB

Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:37 WIB

‎Realisasi Investasi Kota Bekasi Triwulan I 2026 Tembus Rp5,3 Triliun, Sektor Industri Diantaranya

Berita Terbaru