Wartawan FHI Dipukuli Depan Sekretariat PWI Bekasi Raya, Korban Langsung Lapor Polisi

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Seorang wartawan Media Fakta Hukum Indonesia (FHI), CPG (44), menjadi korban penganiayaan oleh dua pria di depan Sekretariat PWI Bekasi Raya, di Jalan Rawa Tembaga 2, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Jumat (22/11/2024) sore.

Kejadian ini diduga terkait dengan pemberitaan yang ditulis oleh korban mengenai peredaran obat keras golongan G di Kota Bekasi.

Menurut keterangan korban, saat itu ia sedang berbincang dengan istrinya dan beberapa rekan wartawan media di sebuah warung kopi di dekat Kantor Depag Kota Bekasi, tak jauh dari Kantor PWI Bekasi Raya.

Tiba-tiba, dua pelaku mendekat menggunakan mobil. Salah satu pelaku, yang dikenali oleh korban berinisial A, langsung melakukan kekerasan dengan memukulnya.

Baca Juga :  Open House Wali Kota Bekasi Hari Pertama Berlangsung Meriah

“Pelaku dan rekannya langsung memukul saya, menarik-narik tubuh saya, tanpa ada peringatan terlebih dahulu,” ujar korban kepada wartawan setelah melapor ke Polres Metro Bekasi Kota.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban menyampaikan mengalami sejumlah luka, antara lain lecet pada hidung, luka di bibir yang mengeluarkan darah, serta lecet pada tangan dan jari. Kepala korban juga terasa sakit akibat pukulan tersebut.

Usai melakukan aksi kekerasan, kedua pelaku melarikan diri menggunakan mobil, meninggalkan korban dalam kondisi terluka di depan Kantor PWI Bekasi Raya.

Baca Juga :  Pendatang Berniat Tinggal di Kota Bekasi, Simak Pesan dan Imbauan Kadisdukcapil Kota Bekasi

Korban CPG kemudian segera melapor ke Polres Metro Bekasi Kota, dengan didampingi oleh Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., dan beberapa pengurus PWI lainnya.

Laporan polisi terdaftar dengan nomor LP/B/2107/XI/2024/SPKT Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya, tertanggal 22 November 2024.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, mengecam keras tindakan kekerasan terhadap wartawannya.

“Ini adalah ancaman serius. Kami mendesak polisi untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku,” tegas Ade.

Pihak PWI Bekasi Raya berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga mendapatkan keadilan. (Red)

Berita Terkait

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi
Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN
Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Berita Terbaru